Polres Bogor Siapkan Rekayasa Lalu Lintas Menuju Puncak Jelang Mudik Lebaran 1447 H
Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real-time melalui kamera CCTV serta laporan petugas di lapangan

HALLONEWS.ID – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Bogor menyiapkan sejumlah strategi rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi lonjakan kendaraan menuju kawasan wisata Puncak, Jawa Barat, menjelang musim mudik Lebaran 1447 Hijriah.
Kepala Bagian Operasi (KBO) Satlantas Polres Bogor, Ardian Novianto Azhari, menyampaikan bahwa rekayasa lalu lintas akan diterapkan secara situasional berdasarkan kondisi di lapangan.
Skema Buka Tutup Sepenggal
Salah satu strategi yang disiapkan adalah sistem satu arah parsial atau buka tutup sepenggal di titik-titik rawan kemacetan. Skema ini diberlakukan ketika antrean kendaraan mencapai sekitar 1 hingga 1,5 kilometer.
“Petugas akan memantau kondisi arus kendaraan dari Pos Terpadu Simpang Gadog. Jika terjadi perlambatan dan antrean memanjang, maka sistem buka tutup sepenggal akan diterapkan untuk mengurai kepadatan,” ujar Ardian dikutip wartawan media ini Selasa (17/3/2026).
Berbeda dengan sistem satu arah penuh, rekayasa ini hanya dilakukan di titik tertentu dengan durasi relatif singkat, yakni sekitar 30 menit. Setelah kondisi kembali normal, jalur akan dibuka kembali dengan sistem dua arah.
Enam Titik Rawan Kemacetan
Berdasarkan pemetaan kepolisian, terdapat enam titik yang menjadi fokus pengawasan karena kerap mengalami kepadatan kendaraan, yaitu di Pasir Muncang, Simpang Megamendung, Pasar Cisarua, Simpang Lokawiratama, Jatiwangi dan Gunung Mas.
Selain skema parsial, kepolisian juga menyiapkan skenario penerapan sistem satu arah penuh apabila volume kendaraan meningkat signifikan. Rekayasa ini akan diberlakukan dari Simpang Gadog hingga perbatasan Cianjur.
Penerapan one way penuh dilakukan jika kondisi lalu lintas sudah sangat padat dan tidak dapat diurai dengan sistem buka tutup sepenggal.
Memasuki H-4 Lebaran, arus lalu lintas menuju kawasan Puncak masih terpantau lancar. Berdasarkan data Satlantas Polres Bogor, jumlah kendaraan yang keluar dari Gerbang Tol Ciawi menuju Puncak tercatat sekitar 1.100 kendaraan per jam.
Angka tersebut masih berada di bawah ambang batas penerapan rekayasa lalu lintas satu arah yang ditetapkan, yaitu sebesar 2.000 kendaraan per jam.
Pemantauan kondisi lalu lintas dilakukan secara real-time melalui kamera CCTV serta laporan petugas di lapangan.
Hal ini memungkinkan pihak kepolisian mengambil langkah cepat jika terjadi lonjakan kendaraan.
Langkah ini merupakan bagian dari Operasi Ketupat 2026 yang bertujuan menjaga kelancaran dan keamanan arus mudik serta libur panjang Lebaran.
Dengan berbagai skema rekayasa lalu lintas yang telah disiapkan, Polres Bogor berharap dapat meminimalisir kemacetan dan memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang hendak berlibur atau mudik ke kawasan Puncak. (opy)
