Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Perdagangan hingga Teknologi dengan Kaisar dan PM Jepang

Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Jepang untuk memperkuat kerja sama bilateral di sektor perdagangan, teknologi, pendidikan, serta lingkungan.

Senin, 30 Maret 2026 - 8:15 WIB
Prabowo Bertolak ke Jepang, Bahas Perdagangan hingga Teknologi dengan Kaisar dan PM Jepang
Presiden Prabowo Subianto melakukan lawatan resmi ke Jepang guna mempererat hubungan bilateral, terutama di sektor perdagangan, teknologi, dan pendidikan. Foto: Setpres for Hallonews

HALLONEWS.ID – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, melakukan lawatan resmi ke Jepang dalam rangka memperkuat hubungan bilateral antara Indonesia dan Jepang, terutama di sektor perdagangan, teknologi, pendidikan, serta kehutanan dan lingkungan.

Menteri Sekretaris Negara, Prasetyo Hadi, menyampaikan bahwa kunjungan tersebut akan membahas berbagai isu strategis yang selama ini menjadi fondasi kerja sama kedua negara.

“Pertemuan-pertemuan ini tentunya untuk memperkuat kerja sama persahabatan kedua negara dan secara khusus Pak Presiden akan banyak membicarakan hal-hal strategis yang selama ini menjadi kekuatan kerja sama kita dengan Pemerintah Jepang,” ujar Prasetyo dalam keterangan pers di Jakarta, Minggu (29/3/2026).

Ia menambahkan bahwa kerja sama yang akan dibahas mencakup perdagangan, teknologi, pendidikan, serta kerja sama kehutanan dan lingkungan.

Bertemu Kaisar dan Perdana Menteri Jepang

Prasetyo menjelaskan bahwa kunjungan Presiden Prabowo ke Jepang merupakan undangan langsung dari Emperor Naruhito. Dalam agenda tersebut, Presiden Prabowo dijadwalkan bertemu Kaisar Jepang serta Perdana Menteri Jepang, Sanae Takaichi.

“Agendanya adalah pertemuan dengan Kaisar dan tentunya juga dilanjutkan pertemuan dengan Perdana Menteri Takaichi,” ucap Prasetyo.

Bertolak dari Halim dengan Rombongan Terbatas

Presiden Prabowo bersama rombongan terbatas bertolak menuju Jepang dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, sekitar pukul 10.35 WIB.

Keberangkatan Presiden dilepas oleh sejumlah pejabat tinggi negara, di antaranya Wakil Ketua DPR Sufmi Dasco, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, serta Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.

Dalam perjalanan tersebut, Presiden didampingi oleh Menteri Luar Negeri Sugiono, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, serta Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.

Lanjut Kunjungan ke Korea Selatan

Setelah menyelesaikan agenda di Jepang, Presiden Prabowo dijadwalkan melanjutkan kunjungan kenegaraan ke South Korea.

Rangkaian kunjungan ini merupakan bagian dari diplomasi aktif Indonesia untuk memperkuat posisi strategis di kawasan Asia Timur sekaligus memperluas kerja sama ekonomi, teknologi, dan investasi dengan negara-negara mitra utama di kawasan tersebut. (agn)