Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Miliki Harta Rp234,5 Miliar dan Mercy G63 Rp6 Miliar

Usai ditahan KPK, harta kekayaan Silmy Karim menjadi sorotan. Wamen Imipas itu memiliki kekayaan Rp234,5 miliar, termasuk properti Rp184 miliar dan Mercy G63 Rp6 miliar.

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:00 WIB
Silmy Karim Resmi Ditahan KPK, Miliki Harta Rp234,5 Miliar dan Mercy G63 Rp6 Miliar
Wamen Imipas Silmy Karim mengenakan rompi tahanan KPK. Foto/Dok Hallonews

HALLONEWS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) resmi menahan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan (Wamen Imipas) Silmy Karim setelah menjalani pemeriksaan maraton di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.

Silmy keluar dari ruang pemeriksaan pada Kamis (4/6/2026) pagi dengan mengenakan rompi tahanan oranye. Setelah itu, ia langsung dibawa petugas menuju mobil tahanan yang telah disiapkan di area gedung KPK.

Penahanan tersebut menjadi babak baru dalam kasus operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK terkait dugaan pengurusan dokumen izin tinggal warga negara asing (WNA).

Sebelumnya, Silmy menyerahkan diri kepada penyidik pada Rabu (3/6/2026) malam sekitar pukul 22.30 WIB dan menjalani pemeriksaan selama kurang lebih 10 jam. Kasus ini bermula dari OTT yang digelar KPK pada Selasa (2/6/2026) malam.

Dalam operasi tersebut, penyidik mengamankan Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus Non-TPI Jakarta Barat Ronald Arman Abdullah bersama sejumlah pihak lainnya.

Seiring berkembangnya penyidikan, perhatian publik tidak hanya tertuju pada proses hukum yang menjerat Silmy Karim, tetapi juga pada jumlah harta kekayaan yang dimilikinya.

Berdasarkan LHKPN periodik tahun 2025 yang dilaporkan pada 14 Maret 2026, total kekayaan bersih Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim mencapai Rp234.596.795.910 setelah dikurangi utang.

A. Tanah dan Bangunan: Rp184.024.640.000

– Tanah dan bangunan 23 m²/167 m² di Jakarta Selatan: Rp4.399.615.000
– Tanah dan bangunan 396 m²/300 m² di Jakarta Selatan: Rp13.350.000.000
– Tanah dan bangunan 304 m²/627 m² di Jakarta Selatan: Rp25.000.000.000
– Tanah dan bangunan 743 m²/863 m² di Jakarta Selatan: Rp43.516.000.000
– Tanah dan bangunan 1.860 m²/853 m² di Jakarta Selatan: Rp31.924.900.000
– Tanah seluas 802 m² di Jakarta Selatan: Rp24.336.690.000
– Tanah dan bangunan 709 m²/632 m² di Jakarta Timur: Rp13.413.095.000
– Tanah dan bangunan 701 m²/275 m² di Jakarta Timur: Rp11.126.363.000
– Tanah dan bangunan 239 m²/239 m² di Jakarta Timur: Rp1.707.977.000
– Tanah dan bangunan 39 m²/195 m² di Jakarta Selatan: Rp7.750.000.000
– Tanah dan bangunan 39 m²/195 m² di Jakarta Selatan: Rp7.500.000.000

B. Alat Transportasi dan Mesin: Rp8.475.000.000

– Harley-Davidson tahun 2003: Rp450.000.000
– Harley-Davidson tahun 1998: Rp450.000.000
– Jeep CJ7 tahun 1988: Rp275.000.000
– Mercedes-Benz 280E tahun 1979: Rp500.000.000
– Toyota Land Cruiser tahun 1981: Rp350.000.000
– Jeep Wrangler tahun 1996: Rp450.000.000
– Mercedes-Benz G63 tahun 2022: Rp6.000.000.000

C. Harta Bergerak Lainnya
Total: Rp11.390.000.000

D. Surat Berharga

Total: Rp8.695.320.000

E. Kas dan Setara Kas

Total: Rp31.007.358.544

F. Harta Lainnya

Tidak ada

Total Kekayaan

Total seluruh aset: Rp243.592.318.544
Total utang: Rp8.995.522.634
Total harta kekayaan bersih: Rp234.596.795.910

Dari daftar tersebut, aset terbesar Silmy Karim berasal dari sektor properti dengan nilai lebih dari Rp184 miliar. Sementara untuk kendaraan, Mercedes-Benz G63 tahun 2022 senilai Rp6 miliar menjadi koleksi paling mahal yang tercantum dalam laporan kekayaannya. (dul)