SPBE Cimuning Terbakar, Pemkot Bekasi Gandeng Puslabfor Ungkap Penyebab
Pemkot Bekasi libatkan Puslabfor Polri untuk menyelidiki kebakaran SPBE Cimuning. Dugaan awal kebocoran gas, 14 orang mengalami luka.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi menggandeng Tim Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Mabes Polri untuk menyelidiki penyebab kebakaran di Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) Cimuning, Mustika Jaya, yang terjadi pada Rabu (1/4) malam.
Wakil Wali Kota Bekasi, Abdul Harris Bobihoe mengatakan investigasi lanjutan dilakukan guna memastikan sumber pasti kebakaran yang hingga kini masih didalami aparat kepolisian.
“Tim Labfor Polri akan melakukan investigasi. Saat ini lokasi masih belum bisa dimasuki secara penuh, dan dalam waktu dekat polisi akan mulai melakukan olah tempat kejadian perkara,” ujarnya saat meninjau lokasi, Kamis (2/4/2026).
Berdasarkan dugaan awal, kebakaran dipicu kebocoran gas saat proses pengisian dari tangki utama ke tabung elpiji. Meski demikian, penyebab pasti masih menunggu hasil pemeriksaan tim forensik.
Harris menjelaskan, kondisi di lokasi saat ini sudah mulai terkendali. Petugas telah melakukan proses pendinginan serta menutup katup gas guna mencegah potensi kebocoran lanjutan.
“Pendinginan sudah dilakukan dan katup sudah ditutup, namun kami tetap waspada terhadap kemungkinan adanya sisa gas,” katanya.
Ia memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut. Namun, sebanyak 14 orang dilaporkan mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan medis.
Pemkot Bekasi juga menyatakan siap mendukung penuh proses investigasi, termasuk membantu kebutuhan teknis selama olah TKP berlangsung.
Hingga kini, area SPBE masih dibatasi aksesnya demi keamanan, sambil menunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. (dul)
