Stafsus Gubernur DKI Jelaskan Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pedagang Kopi di Monas

Isu pesepeda ditabrak bus Transjakarta dibantah, korban disebut pedagang kopi yang menyeberang bukan di jalur resmi.

Sabtu, 9 Mei 2026 - 22:34 WIB
Stafsus Gubernur DKI Jelaskan Kronologi Bus Transjakarta Tabrak Pedagang Kopi di Monas
Staf Khusus (Stafsus) Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim. Foto: Hallonews/Feris Pakpahan

HALLONEWS.ID – Staf Khusus (Stafsus) Gubernur DKI Jakarta, Chico Hakim, akhirnya angkat bicara terkait isu dugaan bus Transjakarta menabrak pesepeda yang hendak mengikuti Car Free Day (CFD) di kawasan Monas, Jakarta Pusat.

Chico menjelaskan, berdasarkan laporan yang diterimanya dari manajemen PT Transportasi Jakarta, korban dalam insiden tersebut bukan pesepeda, melainkan seorang pedagang kopi keliling.

“Peristiwa itu terjadi pada Minggu (26/5/2026) sekitar pukul 06.05 WIB. Saat itu, bus Transjakarta bernomor armada TJ 843 terlibat kecelakaan di area tikungan menuju Halte Istiqlal,” ujarnya dihubungi Hallonews.id pada Sabtu (9/5/2026).

Menurut Chico, rekaman Closed-Circuit Television (CCTV) dari dalam bus menunjukkan korban menyeberang dari arah yang tidak sesuai arus lalu lintas dan bukan melalui area penyeberangan resmi.

“Karena jarak kendaraan dan korban sudah terlalu dekat, tabrakan tidak dapat dihindarkan,” jelas Chico.

“Usai kejadian, korban langsung dievakuasi dan dibawa ke RS Kramat 128 untuk mendapatkan penanganan medis,” tambahnya.

Namun kondisi korban sempat menurun sehingga harus dirawat intensif di ruang ICU dengan bantuan alat pernapasan.

Setelah menjalani perawatan selama delapan hari, korban akhirnya dinyatakan meninggal dunia.

“Pihak Transjakarta terus memberikan dukungan kepada keluarga korban selama proses perawatan hingga pemulangan jenazah,” ucapnya.

Ia menambahkan, Perusahaan transportasi milik Pemprov DKI itu juga disebut menanggung biaya medis korban serta mendampingi pengantaran jenazah ke Yogyakarta.

Selain pendampingan kepada keluarga korban, Transjakarta juga menyatakan mendukung penuh proses penyidikan kepolisian.

Manajemen disebut telah melakukan pemeriksaan internal terhadap pramudi maupun kondisi teknis armada yang terlibat kecelakaan.

“Transjakarta menyampaikan belasungkawa mendalam atas peristiwa tersebut dan memastikan tetap mendampingi keluarga korban di tengah masa duka,” pungkasnya. (fer)