Tiga Anggota Polri Gugur dalam Operasi Narkoba, Kapolri Anugerahi Pangkat Luar Biasa Anumerta

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta kepada tiga anggota Satresnarkoba Polres Katingan yang gugur saat bertugas mengungkap kasus narkotika di Kalimantan Tengah.

Senin, 6 Juli 2026 - 22:36 WIB
Tiga Anggota Polri Gugur dalam Operasi Narkoba, Kapolri Anugerahi Pangkat Luar Biasa Anumerta
Tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), yang gugur saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika mendapat Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. Foto Humas Polri for Hallonews

HALLONEWS.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menganugerahkan Kenaikan Pangkat Luar Biasa (KPLB) Anumerta kepada tiga personel Satresnarkoba Polres Katingan, Polda Kalimantan Tengah (Kalteng), yang gugur saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika di Kabupaten Katingan.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, loyalitas, dan pengabdian ketiga anggota Polri yang gugur dalam menjalankan tugas negara.

Ketiga personel yang menerima KPLB Anumerta yakni Ipda Anumerta Yudhie, Aipda Anumerta Sumariyanto, dan Briptu Anumerta Nopandri Ramadhana.

Kenaikan pangkat anumerta tersebut berlaku mulai 5 Juli 2026 berdasarkan Keputusan Kapolri tentang Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta bagi anggota Polri.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol Johnny Eddizon Isir mengatakan penganugerahan tersebut merupakan bentuk penghormatan institusi kepada anggota yang telah mengorbankan jiwa dan raga demi melindungi masyarakat dari ancaman peredaran narkotika.

“Polri menyampaikan duka cita yang sedalam-dalamnya atas gugurnya tiga personel terbaik Satresnarkoba Polres Katingan saat menjalankan tugas pemberantasan narkotika. Mereka adalah Bhayangkara sejati yang telah mengorbankan jiwa dan raganya demi melindungi masyarakat dari bahaya narkoba,” ujar Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Senin (6/7/2026).

Menurutnya, penghargaan berupa kenaikan pangkat luar biasa anumerta merupakan wujud penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa serta pengabdian para personel yang gugur saat menjalankan tugas.

“Penganugerahan Kenaikan Pangkat Luar Biasa Anumerta merupakan penghormatan negara dan institusi Polri atas jasa serta pengabdian almarhum dalam menjalankan tugas,” katanya.

Ketiga personel tersebut gugur dalam operasi pengungkapan kasus peredaran narkotika di Desa Tumbang Kalemei, Kecamatan Katingan Tengah, Kabupaten Katingan.

Saat proses penindakan berlangsung, petugas mendapat perlawanan dari sejumlah pihak di lokasi hingga situasi berkembang menjadi aksi penyerangan terhadap personel kepolisian.

Polri menegaskan akan mengusut tuntas seluruh rangkaian peristiwa tersebut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Selain itu, institusi juga memastikan hak-hak keluarga anggota yang gugur akan dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab kepada personel yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayat.

“Kami juga memastikan hak-hak keluarga para personel yang gugur dipenuhi sebagai bentuk tanggung jawab institusi kepada anggota yang telah mengabdikan diri hingga akhir hayat,” tutup Johnny. (min)