Update Hari ke-13 Operasi Ketupat 2026, Terjadi 226 Kecelakaan Korban Meninggal 12 Orang

Arus balik Lebaran 2026 mulai melonjak! Polri ungkap data terbaru Operasi Ketupat hari ke-13, dari kecelakaan hingga lonjakan kendaraan ke Jakarta.

Rabu, 25 Maret 2026 - 13:45 WIB
Update Hari ke-13 Operasi Ketupat 2026, Terjadi 226 Kecelakaan Korban Meninggal 12 Orang
Juru Bicara Satgas Humas Operasi Ketupat 2026, Kombes Pol Marupa Sagala. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Memasuki hari ke-13 pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, Kepolisian Negara Republik Indonesia memastikan kondisi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap terkendali. Namun, lonjakan arus balik mulai terlihat signifikan menuju ibu kota.

Juru Bicara Satgas Humas Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan menyampaikan bahwa situasi nasional masih relatif aman tanpa adanya kejadian besar yang menonjol. Meski demikian, aktivitas masyarakat selama periode Lebaran tetap tinggi.

“Secara umum situasi masih kondusif, namun kami melihat adanya peningkatan pergerakan kendaraan, khususnya arus balik ke Jakarta,” ujarnya, Rabu (25/3/2026).

Data Gangguan Kamtibmas dan Lalu Lintas
Dalam laporan terbaru, tercatat total 1.387 gangguan kamtibmas. Mayoritas didominasi oleh kasus kejahatan sebanyak 1.288 kejadian, disusul pelanggaran ringan, bencana, serta gangguan lainnya.

Di sektor lalu lintas, terjadi 226 kecelakaan dengan korban meninggal dunia sebanyak 12 orang. Selain itu, ratusan korban luka juga tercatat, baik luka berat maupun ringan, dengan total kerugian materi mencapai ratusan juta rupiah.

Penegakan hukum juga terus dilakukan melalui sistem tilang elektronik atau Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE), disertai pendekatan persuasif berupa teguran kepada pengendara.

Lonjakan paling mencolok terjadi pada kendaraan yang masuk ke Jakarta. Jumlahnya mencapai lebih dari 256 ribu kendaraan—hampir dua kali lipat dibanding kondisi normal.

Sementara itu, kendaraan yang keluar Jakarta tercatat sekitar 135 ribu unit, menunjukkan tren penurunan dibandingkan puncak arus mudik sebelumnya.

Kondisi ini menandakan fase arus balik Lebaran 2026 mulai mencapai puncaknya.

Transportasi Umum Masih Padat
Tidak hanya kendaraan pribadi, moda transportasi umum juga mengalami kepadatan.

Ratusan ribu penumpang tercatat menggunakan kapal penyeberangan, kereta api, hingga pesawat selama periode ini.

Hal ini menunjukkan mobilitas masyarakat masih tinggi meski masa libur Lebaran mulai berakhir.

Polri mengingatkan masyarakat agar tidak memaksakan perjalanan dalam kondisi lelah. Penggunaan rest area secara bijak serta pengecekan kendaraan sebelum berangkat menjadi hal yang sangat penting.

Selain itu, masyarakat juga didorong memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) untuk menghindari kepadatan ekstrem di waktu tertentu.

Bagi yang membutuhkan bantuan darurat, layanan 110 disediakan selama 24 jam penuh.

“Keselamatan adalah yang utama. Pastikan perjalanan dilakukan dengan aman dan nyaman,” tegas Jansen. (min)