10 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Masih Dirawat, 1 Pasien Kritis di ICU

Sebanyak 10 korban kecelakaan kereta di Bekasi Timur masih dirawat. Satu pasien kritis di ICU, lainnya mulai membaik dan berpotensi pulang.

Senin, 4 Mei 2026 - 11:48 WIB
10 Korban Kecelakaan Kereta Bekasi Timur Masih Dirawat, 1 Pasien Kritis di ICU
Hallonews/Abdullah M foto : Gubernur Jabar Dedi Mulyadi (KDM) bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menjenguk korban kecelakaan Bekasi Timur di RSUD Kota Bekasi.

HALLONEWS.ID – Sebanyak 10 korban kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di kawasan Stasiun Bekasi Timur masih menjalani perawatan di RSUD Kota Bekasi, Senin (4/5/2026). Meski demikian, kondisi korban sudah mulai membaik.

“Saat ini masih ada 10 pasien dirawat. Satu orang kondisinya cukup berat dan berada di ICU pascaoperasi patah tulang iga,” kata Wakil Direktur Pelayanan Medik RSUD Kota Bekasi Sudirman, Senin (4/5/2026).

Sementara itu, sembilan pasien lainnya dirawat di ruang perawatan biasa. Kondisi mereka disebut berangsur membaik, dan sebagian di antaranya berpotensi dipulangkan dalam waktu dekat, menunggu hasil evaluasi dokter penanggung jawab.

Para pasien tersebut memiliki kondisi beragam, mulai dari pemulihan pascaoperasi patah tulang hingga observasi akibat trauma kepala. Proses perawatan dilakukan secara bertahap, termasuk pemantauan mobilisasi pasien.

“Beberapa pasien masih dalam tahap pemulihan pascaoperasi, sementara lainnya masih dalam observasi, terutama yang mengalami trauma kepala,” kata Sudirman.

Untuk diketahui, kecelakaan kereta yang melibatkan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL lintas Bekasi–Jakarta itu terjadi pada 27 April 2026. Peristiwa tersebut menewaskan 16 orang dan menyebabkan puluhan lainnya luka-luka.

Hingga kini, penyebab pasti kecelakaan masih dalam penyelidikan Polda Metro Jaya bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT). (dul)