Jasa Marga Siapkan 700 Gerbang Tol Tanpa Berhenti Mulai Tahun Ini

Jasa Marga targetkan 700 gerbang tol tanpa tap kartu pada 2026 melalui fitur Travoy Go. Pengguna cukup melaju 20 km/jam dan gerbang terbuka otomatis, lengkap dengan fitur darurat dan pemantauan lalu lintas real time.

Selasa, 10 Februari 2026 - 8:33 WIB
Jasa Marga Siapkan 700 Gerbang Tol Tanpa Berhenti Mulai Tahun Ini
Jasa Marga targetkan gerbang tol tanpa tap kartu pada 2026 melalui fitur Travoy Go. Hallonews

HALLONEWS.ID – PT Jasa Marga (Persero) Tbk terus mendorong transformasi digital layanan jalan tol. Pada tahun 2026, perusahaan plat merah tersebut menargetkan sebanyak 700 gerbang tol dapat melayani transaksi tanpa perlu tap kartu pembayaran.

Inovasi ini dihadirkan melalui aplikasi Travoy lewat fitur terbaru bernama Travoy Go, yang memungkinkan kendaraan melintas gerbang tol tanpa harus berhenti.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan Achmad Purwantoro, menjelaskan bahwa pengguna cukup melaju dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam agar sistem dapat membuka gerbang secara otomatis.

“Saat ini di Jakarta sudah terdapat 97 gerbang nirhenti. Tahun ini akan kami tambah menjadi 700 gerbang nirhenti. Nantinya sebagian besar transaksi bisa dilakukan tanpa tap kartu, cukup melintas dengan kecepatan sekitar 20 kilometer per jam melalui Travoy Go,” ujar Rivan, Senin (9/2/2026).

Menurutnya, pengembangan aplikasi Travoy terus dilakukan dengan mempertimbangkan pengalaman pengguna dan masukan masyarakat. Salah satu fitur yang menjadi perhatian adalah panic button, yang disediakan untuk membantu pengguna saat menghadapi kondisi darurat di jalan tol.

Dengan fitur tersebut, pengguna cukup menekan tombol darurat di aplikasi dan petugas Jasa Marga akan segera merespons melalui patroli untuk memberikan bantuan.

Tak hanya itu, Travoy juga dilengkapi sistem pemantauan kepadatan lalu lintas dengan tingkat akurasi tinggi. Data kondisi jalan dikumpulkan melalui radar dan sekitar 3.500 kamera yang memantau secara langsung kondisi lalu lintas di berbagai ruas tol.

Pengguna aplikasi dapat memantau situasi kepadatan jalan tol Jasa Marga Group secara real time, sekaligus mendapatkan informasi pendukung perjalanan seperti lokasi rest area, Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik (SPKL), hingga titik rawan kecelakaan atau black spot yang direncanakan hadir menjelang arus mudik Lebaran.

Selain menyediakan informasi perjalanan, Travoy juga memudahkan pengguna dalam melakukan transaksi tol. Melalui registrasi kartu pembayaran di aplikasi, pengguna dapat melihat riwayat transaksi tanpa perlu menyimpan bukti pembayaran fisik.

Layanan bantuan darurat juga tersedia, termasuk permintaan derek atau towing yang dapat diajukan langsung melalui aplikasi saat kendaraan mengalami kendala di jalan tol.

Jasa Marga berharap aplikasi Travoy dapat menjadi asisten perjalanan digital yang mempermudah pengguna selama melintas di seluruh ruas tol Jasa Marga Group. (dul)