Siapa Dalang Pembunuhan Aktivis Buruh Ermanto Usman? Polisi Bentuk Tim Gabungan

Aktivis buruh vokal Ermanto Usman tewas diserang di rumahnya di Pondok Gede, Bekasi, jelang sahur. Istrinya kritis, polisi dan Bareskrim kini memburu pelakunya.

Jumat, 6 Maret 2026 - 17:00 WIB
Siapa Dalang Pembunuhan Aktivis Buruh Ermanto Usman? Polisi Bentuk Tim Gabungan
Aktivis Buruh Vokal Ermanto Usman (65). (tangkapan YouTube)

HALLONEWS.ID – Kasus penyerangan yang menewaskan Ermanto Usman kini menjadi perhatian kepolisian.

Tim gabungan dari Bareskrim Polri, Polda Metro Jaya, hingga Polres Metro Bekasi Kota turun tangan untuk mengungkap pelaku dan motif di balik peristiwa berdarah itu.

Peristiwa itu terjadi menjelang waktu sahur di rumah korban di Pondok Gede, Bekasi. Selain merenggut nyawa Ermanto, serangan tersebut juga membuat istrinya yang berinisial P (60) mengalami luka serius di kepala akibat benda tumpul.

Kasat Reskrim Polres Metro Bekasi Kota Kompol Andi Muhammad Iqbal mengatakan hingga kini penyidik masih melakukan serangkaian penyelidikan untuk mengungkap fakta di balik peristiwa dugaan awal perampokan hingga pembunuhan tersebut.

“Tim gabungan dari Bareskrim, Polda, Polres, hingga Polsek Pondok Gede masih melakukan penyelidikan,” kata Andi, Jumat (6/3/2026).

Faktor utama yang menghambat penyelidikan adalah minimnya saksi dan tidak adanya kamera pengawas (CCTV) di rumah korban.

Penyidik gabungan telah memeriksa rekaman CCTV di lingkungan terdekat, namun tidak ada satu pun kamera warga setempa yang menyorot.

Tim penyidik gabungan saat ini masih berupaya mencari dan mengumpulkan bukti baru guna mengungkap peristiwa tersebut. “Saat ini tim masih mengumpulkan semua bukti, belum ada kemajuan yang signifikan,” imbuhnya.

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto menyebut polisi masih mendalami berbagai kemungkinan, termasuk jumlah pelaku yang terlibat dalam penyerangan tersebut. Menurutnya, seluruh informasi yang berkaitan dengan peristiwa itu sedang dikumpulkan.

“Masih dalam penyelidikan. Semua informasi sedang didalami untuk membantu penyidik,” ujarnya.

Menurut dia, korban mengalami luka serius di bagian kepala belakang akibat hantaman benda tumpul. Akibat luka tersebut, Ermanto sempat dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis sebelum akhirnya meninggal dunia.

Sementara sang istri harus menjalani operasi dan hingga kini masih berada dalam kondisi kritis. “Luka-luka akibat benda tumpul di bagian kepala belakang. Kami masih menunggu hasil resmi dari rumah sakit,” ucapnya.

Diberitakan sebelumnya, kasus dugaan perampokan disertai kekerasan yang menewaskan Ermanto Usman (65) di kediamannya, Perumahan Prima Asri Blok B4, Kelurahan Jatibening, Pondokgede, Kota Bekasi, Senin 2 Maret 2026

Ermanto meninggal dunia akibat pukulan benda tumpul di bagian kepala, sementara istrinya, Pasmilawati (60), mengalami luka berat dan kini menjalani perawatan intensif di RS Primaya Kalimalang, Bekasi. (dul)