Mudik Lebaran 2026 Disiapkan Besar-besaran: Motor Diangkut Truk, Tiket Pesawat Diskon

Pemerintah menyiapkan program mudik gratis lintas moda transportasi untuk Lebaran 2026. Mulai dari angkutan motor dengan truk, kereta api, bus hingga kapal laut untuk menekan penggunaan kendaraan pribadi.

Sabtu, 7 Maret 2026 - 13:01 WIB
Mudik Lebaran 2026 Disiapkan Besar-besaran: Motor Diangkut Truk, Tiket Pesawat Diskon
Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi menyampaikan kesiapan program mudik gratis lintas moda transportasi untuk mendukung kelancaran arus mudik Lebaran 2026. Foto: Kemenhub for Hallonews

HALLONEWS.ID – Pemerintah menyiapkan berbagai skema transportasi untuk menghadapi arus mudik Lebaran 1447 Hijriah. Salah satu langkah yang disiapkan adalah program mudik gratis lintas moda transportasi guna mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan, terutama sepeda motor.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengatakan program tersebut mencakup layanan angkutan sepeda motor menggunakan truk, kereta api, bus, hingga kapal laut.

“Kenapa sepeda motor? Diharapkan dengan kita memberikan fasilitas mudik gratis, paling tidak kita bisa mengurangi penggunaan sepeda motor di jalan,” kata Dudy di Jakarta, Jumat (6/3/2026) malam.

Program Angkut Motor dan Motis Diminati

Program pengangkutan sepeda motor dengan truk telah menarik minat masyarakat. Hingga saat ini tercatat 172 unit sepeda motor telah terdaftar dari total kuota sebanyak 240 unit.

Sementara itu, layanan motor gratis menggunakan kereta api (Motis) juga mendapat respons besar dari masyarakat.

Data Kementerian Perhubungan menunjukkan jumlah sepeda motor yang telah didaftarkan mencapai 9.529 unit dari kuota 11.900 unit.

Adapun jumlah penumpang yang mendaftar mencapai 18.382 orang dari total kuota 28.196 penumpang.

Mudik Gratis Bus Hampir Penuh

Program mudik gratis menggunakan bus juga hampir mencapai kapasitas maksimal.

Hingga Kamis (5/3/2026), jumlah peserta yang telah mendaftar mencapai 15.550 orang dari total kuota 15.834 penumpang.

Selain itu, Kementerian Perhubungan juga membuka pendaftaran mudik gratis menggunakan kapal laut.

Program ini menyediakan kuota 69.232 penumpang untuk berbagai rute pelayaran di seluruh Indonesia.

Pada hari pertama pendaftaran Jumat (6/3/2026), jumlah pendaftar tercatat sudah mencapai 5.933 orang.

Tiket Pesawat Laris  setelah Stimulus

Di sisi lain, penjualan tiket pesawat domestik juga mengalami peningkatan setelah pemerintah memberikan stimulus harga tiket.

Berdasarkan data Kementerian Perhubungan, jumlah tiket pesawat yang telah terjual untuk periode 13–29 Maret 2026 mencapai 1.767.574 kursi.

Tiga rute dengan penjualan tiket tertinggi yakni Jakarta–Denpasar, Jakarta–Medan, dan Jakarta–Padang.

Menhub berharap masyarakat dapat memanfaatkan berbagai program tersebut agar perjalanan mudik menjadi lebih aman dan terjangkau.

“Begitu pun dengan diskon tiket pesawat, semoga stimulus ini dapat membantu masyarakat mendapatkan harga tiket yang lebih terjangkau,” ujar Dudy.

Puncak Mudik Diprediksi 16–18 Maret

Kementerian Perhubungan memproyeksikan jumlah pergerakan masyarakat selama Lebaran 2026 mencapai sekitar 143,9 juta orang.

Angka ini sedikit menurun sekitar 1,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai 146,4 juta orang.

Puncak arus mudik diperkirakan terjadi pada 16 Maret dan 18 Maret 2026.

Untuk membantu mengurangi kepadatan perjalanan, pemerintah juga mengusulkan kebijakan work from anywhere (WFA) bagi aparatur sipil negara sebelum Lebaran.

Usulan tersebut telah mendapatkan persetujuan dari Presiden Prabowo Subianto.

WFA Juga Diusulkan saat Arus Balik

Selain saat arus mudik, pemerintah juga mengusulkan kebijakan serupa untuk periode arus balik Lebaran.

WFA direncanakan berlaku pada 25, 26, dan 27 Maret 2026, setelah masa cuti bersama Idul Fitri berakhir.

Menhub optimistis dengan berbagai langkah tersebut, pergerakan masyarakat selama Lebaran dapat berlangsung lebih tertib.

“Saya optimistis pergerakan masyarakat selama masa libur Lebaran dapat berlangsung aman, nyaman, dan terkendali,” kata Dudy. (ren)