Arus Mudik 2026 di Bekasi Diprediksi Dua Gelombang, 200 Ribu Pemudik Motor Siap Melintas

Kepolisian memprediksi arus mudik Lebaran 2026 di Bekasi akan terbagi dalam dua gelombang. Lebih dari 200 ribu pemudik motor diperkirakan melintas melalui jalur arteri menuju Pantura.

Kamis, 12 Maret 2026 - 12:31 WIB
Arus Mudik 2026 di Bekasi Diprediksi Dua Gelombang, 200 Ribu Pemudik Motor Siap Melintas
Pemudik sepeda motor melintasi jalur arteri di Kota Bekasi menuju Pantura dengan tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur saat arus mudik Lebaran. Foto: Polres Metro Bekasi for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Arus mudik Lebaran 2026 diperkirakan tidak terjadi dalam satu waktu yang sama. Kepolisian memprediksi pergerakan pemudik tahun ini akan terbagi dalam dua gelombang besar, dengan gelombang pertama mulai terlihat pada akhir pekan ini.

Kepala Satuan Lalu Lintas Polres Metro Bekasi, Sugihartono, mengatakan peningkatan volume kendaraan diprediksi mulai terjadi pada Jumat (13/3/2026).

Lonjakan tersebut bertepatan dengan dimulainya libur sebagian sekolah serta penerapan kebijakan Work From Anywhere (WFA) bagi sejumlah pekerja.

“Mulai Jumat diprediksi sudah ada peningkatan volume lalu lintas, lalu berlanjut Sabtu dan Minggu sebagai gelombang pertama. Kami sudah menempatkan personel seiring dimulainya Operasi Ketupat 2026,” kata Sugihartono, Kamis (12/3/2026).

Menurutnya, gelombang pertama arus mudik biasanya diisi oleh orang tua siswa serta karyawan yang telah mendapatkan libur lebih awal, termasuk aparatur sipil negara yang menjalankan kebijakan WFA.

Kebijakan tersebut dinilai menjadi salah satu strategi untuk mengurai kepadatan arus mudik agar tidak terjadi penumpukan kendaraan pada waktu tertentu.

“Penerapan WFA ini sudah dikaji, salah satunya untuk memecah kemacetan arus mudik sehingga pergerakan masyarakat terbagi dalam beberapa waktu,” ujarnya.

Gelombang Kedua Diprediksi H-2 Lebaran

Sementara itu, gelombang kedua arus mudik diperkirakan terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri, khususnya pada H-2 Lebaran, ketika sebagian besar pekerja mulai memasuki masa libur.

“Kenaikan lalu lintas diprediksi kembali terjadi di H-2 Lebaran. Itu yang juga kami antisipasi,” kata Sugihartono.

Di wilayah Kabupaten Bekasi, terdapat dua jalur utama yang menjadi lintasan pemudik menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur.

Jalur pertama adalah Jalan Tol Jakarta–Cikampek yang didominasi kendaraan roda empat atau lebih.

Sementara jalur kedua adalah jalur arteri yang meliputi Jalur Pantura Karawang–Bekasi serta Jalan Inspeksi Kalimalang, yang menjadi pilihan utama para pemudik sepeda motor.

“Untuk Tol Jakarta–Cikampek pengaturannya langsung oleh Korlantas, namun kami tetap melakukan pemantauan. Sedangkan jalur arteri menjadi fokus pengamanan karena banyak dilalui pemudik motor,” jelasnya.

Lebih dari 200 Ribu Pemudik Motor

Berkaca pada musim mudik tahun sebelumnya, lebih dari 200.000 pengendara roda dua tercatat melintas di jalur arteri Kabupaten Bekasi menuju Pantura.

Angka tersebut menjadi salah satu acuan bagi aparat kepolisian dalam menyiapkan skema pengamanan mudik tahun ini.

Meski demikian, Sugihartono menilai pembagian waktu libur sekolah serta kebijakan WFA berpotensi membuat arus mudik lebih tersebar.

“Dengan penguraian libur sekolah dan WFA, diharapkan tidak terjadi lonjakan kendaraan dalam satu waktu sehingga arus lebih terdistribusi,” ujarnya.

1.238 Personel Gabungan Disiagakan

Untuk mengamankan arus mudik, aparat juga menyiapkan sejumlah pos pengamanan di titik-titik strategis.

Pos terpadu akan dipusatkan di Gedung Juang 45 Tambun, sementara empat pos pengamanan ditempatkan di beberapa lokasi seperti TL Legenda, Pasar Induk Cibitung, TL SGC, serta perbatasan Kedung–Karawang.

Selain itu, lima pos pelayanan juga disiapkan di beberapa lokasi, di antaranya Rest Area KM 19A/B, Rest Area KM 39, Terminal Kalijaya, serta Stasiun Cikarang.

Secara keseluruhan, sebanyak 1.238 personel gabungan dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, serta instansi terkait lainnya diterjunkan dalam Operasi Ketupat Jaya 2026 untuk memastikan perjalanan mudik masyarakat berlangsung aman dan lancar. (dul)