Penataan Pasar Bogor Dimulai, Truk Sayur Dialihkan ke Jambu Dua dan Gembrong
Pemkot Bogor mulai menata kawasan Pasar Bogor dengan melarang truk pengangkut sayur masuk area pasar dan mengalihkan distribusi ke Pasar Jambu Dua serta Pasar Gembrong.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor mulai melakukan penataan kawasan Pasar Bogor dengan melarang kendaraan pengangkut sayur dan barang masuk ke area pasar mulai Rabu (25/3/2026) malam.
Kebijakan tersebut dilakukan karena mulai Kamis, 26 Maret 2026, kawasan Pasar Bogor akan disterilkan dari pedagang kaki lima sebagai bagian dari penataan dan revitalisasi kawasan pasar.
Wali Kota Bogor Dedie Rachim mengatakan seluruh kendaraan pengangkut sayuran yang menuju Pasar Bogor telah diminta untuk berputar arah dan dialihkan ke Pasar Jambu Dua dan Pasar Gembrong.
Menurutnya, seluruh aktivitas distribusi barang tidak lagi diperbolehkan dilakukan di kawasan Pasar Bogor karena bangunan pasar dan plaza sudah mulai dibongkar sebagai bagian dari penataan kawasan.
Berdasarkan pantauan di lokasi, sejak pukul 20.00 hingga 22.30 WIB, puluhan kendaraan pengangkut sayur, ikan, dan barang lainnya dialihkan oleh petugas gabungan dari kepolisian, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP yang berjaga di sekitar kawasan pasar.
Para sopir diminta membongkar muatan di Pasar Jambu Dua atau Pasar Gembrong sebagai lokasi distribusi baru.
Sementara itu, aktivitas perdagangan di Pasar Bogor sejak Rabu siang mulai berkurang karena para pedagang bersiap untuk pindah ke lokasi relokasi.
Salah satu pedagang sayur, Aming (69), mengaku akan pindah berjualan ke Pasar Sukasari karena lokasinya lebih dekat dengan tempat tinggalnya di Ciomas. Namun ia mengaku khawatir kehilangan pelanggan karena harus memulai kembali di lokasi baru.
Relokasi pedagang ini merupakan bagian dari penataan kawasan Pasar Bogor yang ditargetkan selesai pada 26 Maret 2026.
Direktur Utama Perumda Pasar Pakuan Jaya, Jenal Abidin, menjelaskan bahwa penataan Pasar Bogor dan Plaza Bogor merupakan bagian dari rencana jangka panjang pengembangan kawasan bisnis dan penataan kota.
Ke depan, kawasan Pasar Bogor akan dikembangkan menjadi pusat niaga terpadu dengan konsep bangunan modern. Dalam proyek tersebut akan dibangun fasilitas park and ride berupa gedung parkir untuk mendukung kebutuhan parkir di sekitar Kebun Raya Bogor yang sering padat pengunjung.
Selain itu, juga akan dibangun convention hall untuk kegiatan pertemuan serta hotel sebagai fasilitas penunjang akomodasi pengunjung. Kawasan pasar juga akan mengusung konsep pasar bersih dan pasar tematik sebagai bagian dari transformasi kawasan.
Pemerintah berharap penataan ini dapat menjadikan Pasar Bogor lebih tertib, modern, dan meningkatkan daya tarik kota. (opy)
