Siap-Siap Macet Lagi, Puncak Arus Balik Kedua 29 Maret, One Way Siap Diterapkan
Puncak arus balik kedua Lebaran 2026 diprediksi terjadi 29 Maret. Korlantas Polri siapkan rekayasa lalu lintas one way dan contraflow untuk antisipasi kemacetan.

HALLONEWS.ID – Gelombang kedua arus balik Lebaran 2026 diperkirakan masih akan terjadi dalam beberapa hari ke depan. Korps Lalu Lintas Polri (Korlantas) memprediksi puncaknya akan jatuh pada Minggu, 29 Maret 2026.
Kepala Korlantas Polri Agus Suryonugroho menyatakan bahwa meskipun Operasi Ketupat telah berakhir, pemantauan arus kendaraan tetap dilakukan secara intensif. Hal ini karena masih banyak pemudik yang belum kembali ke Jakarta dan sekitarnya.
“Diperkirakan masih ada gelombang arus balik lanjutan, sehingga kami sudah menyiapkan langkah antisipasi,” ujarnya, Kamis (26/3/2026).
Untuk menghadapi lonjakan kendaraan, Korlantas telah menyiapkan berbagai skenario rekayasa lalu lintas. Sistem one way baik lokal maupun nasional serta contraflow akan diterapkan secara situasional, tergantung pada volume kendaraan di lapangan.
Parameter utama yang digunakan adalah jumlah kendaraan yang melintas di gerbang tol. Jika volume kendaraan meningkat signifikan, rekayasa lalu lintas akan segera diberlakukan untuk mengurai kepadatan.
Namun, jika kondisi masih terkendali, skema contraflow akan lebih dulu dioptimalkan sebelum menerapkan sistem one way.
Korlantas menegaskan bahwa seluruh jajaran telah menyiapkan rencana darurat guna menghadapi kemungkinan lonjakan kendaraan yang cukup besar pada puncak arus balik kedua.
Pengendara diimbau untuk merencanakan perjalanan dengan matang, memilih waktu yang tepat, serta mematuhi arahan petugas di lapangan guna menghindari kemacetan panjang.
Dengan potensi peningkatan volume kendaraan di akhir periode arus balik, masyarakat diharapkan tetap waspada dan mengikuti informasi terkini terkait kondisi lalu lintas. (min)
