Sosok Praka Farizal Romadhon, Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tinggalkan Istri dan Anak

Profil Praka Farizal Romadhon, prajurit TNI yang gugur saat misi perdamaian di Lebanon. Tinggalkan istri dan anak, kisahnya menyentuh hati publik.

Senin, 30 Maret 2026 - 17:05 WIB
Sosok Praka Farizal Romadhon, Prajurit TNI Gugur di Lebanon Tinggalkan Istri dan Anak
Praka Farizal Romadhon. Istimewa

HALLONEWS.ID – Kabar duka datang dari misi perdamaian dunia. Seorang prajurit TNI Praka Farizal Romadhon, gugur saat menjalankan tugas sebagai penjaga perdamaian di Lebanon.

Kepergian prajurit muda ini tidak hanya meninggalkan duka mendalam bagi keluarga, tetapi juga bagi seluruh rakyat Indonesia. Ia dikenang sebagai sosok berdedikasi tinggi yang mengabdikan diri demi menjaga perdamaian dunia.

Praka Farizal Romadhon lahir di Kulon Progo pada 3 Januari 1998. Sejak muda, ia dikenal sebagai pribadi sederhana dengan semangat pengabdian yang kuat.

Karier militernya terus berkembang hingga dipercaya bergabung dalam misi internasional Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).

Dalam penugasannya, ia tergabung dalam satuan Yonif 113/JS Brigif 25/Siwah Dam IM dan mengemban tugas sebagai Taban Provost.

Insiden yang merenggut nyawa Farizal terjadi pada Minggu, 29 Maret 2026 waktu setempat, di wilayah Lebanon selatan. Sebuah proyektil menghantam pos penjagaan tempat ia bertugas.

Ledakan tersebut menyebabkan korban jiwa, termasuk Farizal yang saat itu sedang menjalankan tugas menjaga keamanan di area konflik.

Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa misi perdamaian dunia tidak lepas dari risiko besar yang harus dihadapi para prajurit di garis depan.

Tinggalkan Keluarga Kecil

Kepergian Farizal meninggalkan duka mendalam bagi keluarga. Ia meninggalkan seorang istri, Fafa Nur Azila, serta seorang anak perempuan yang masih berusia dua tahun.

Kisah ini semakin mengharukan karena Farizal baru menikah pada 2023. Dalam waktu yang relatif singkat, ia harus berpisah dengan keluarga kecilnya demi menjalankan tugas negara.

Selama ini, keluarga Farizal tinggal di lingkungan asrama militer di Kabupaten Bireuen, Aceh.

Saat ini, pihak TNI masih berkoordinasi untuk proses pemulangan jenazah dari Lebanon ke Indonesia. Proses tersebut melibatkan berbagai pihak, termasuk pemerintah Indonesia dan PBB.

Sebagai bentuk penghormatan, almarhum direncanakan akan dimakamkan dengan upacara militer.
Pengabdian Praka Farizal Romadhon menjadi bukti nyata kontribusi Indonesia dalam menjaga perdamaian dunia, sekaligus meninggalkan jejak pengorbanan yang tak akan dilupakan. (*)