Kebakaran SPBE Cimuning Renggut Nyawa Sekuriti, Luka Bakar Capai 90 Persen

Korban kebakaran SPBE di Cimuning Bekasi bertambah. Seorang sekuriti meninggal usai mengalami luka bakar parah hingga 90 persen.

Senin, 6 April 2026 - 13:07 WIB
Kebakaran SPBE Cimuning Renggut Nyawa Sekuriti, Luka Bakar Capai 90 Persen
Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe. Foto: Hallonews

HALLONEWS.ID – Kabar duka menyelimuti insiden kebakaran Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di kawasan Cimuning, Kota Bekasi. Seorang petugas keamanan dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif akibat luka bakar serius.

Wakil Wali Kota Bekasi Abdul Harris Bobihoe membenarkan kabar tersebut. Korban bernama Suyadi (62) telah dimakamkan pada Minggu (5/4/2026) malam dan akan mendapatkan santunan dari BPJS Ketenagakerjaan.

“Kami turut berduka atas meninggalnya satu korban, atas nama Suyadi. Proses pemakaman sudah dilakukan dan hak santunan akan diproses,” kata Bobihoe, Senin (6/4/2026).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Satia Sriwijayanti Anggraini mengungkapkan korban mengalami luka bakar hingga sekitar 90 persen. Kondisi tersebut diperparah karena posisi korban berada sangat dekat dengan titik api saat kebakaran terjadi.

Menurut Satia, tim medis telah melakukan penanganan maksimal. Korban sempat dirawat di dua fasilitas kesehatan sebelum akhirnya meninggal dunia, yakni di RS Uni Medika dan kemudian dirujuk ke RS Primaya Timur.

“Luka bakarnya sangat luas, hampir seluruh tubuh terdampak. Itu yang menjadi faktor utama,” kata Satia.

Ia menambahkan, usia korban yang telah menginjak 62 tahun turut memengaruhi kondisi kesehatannya selama masa perawatan.

Peristiwa kebakaran SPBE di Cimuning sendiri sebelumnya menyebabkan sejumlah korban luka bakar dan menjadi perhatian pemerintah daerah. Hingga kini, penanganan terhadap korban lain masih terus dilakukan. (dul)