Bukan Sekadar Target! Ini Langkah Besar Imigrasi Soekarno-Hatta ke Level Dunia

Imigrasi Soekarno-Hatta terus berbenah menuju layanan kelas dunia melalui inovasi digital, keamanan, dan integritas petugas.

Senin, 13 April 2026 - 20:38 WIB
Bukan Sekadar Target! Ini Langkah Besar Imigrasi Soekarno-Hatta ke Level Dunia
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta , Galih Priya Kartika Perdhana menegaskan komitmen peningkatan layanan keimigrasian menuju standar kelas dunia. Foto: Ditjen Imigrasi for Hallonews.

HALLONEWS.ID – Kepala Kantor Imigrasi Kelas I Khusus TPI Soekarno-Hatta Galih Priya Kartika Perdhana menegaskan bahwa transformasi layanan keimigrasian menuju standar kelas dunia bukanlah proses instan.

Menurutnya, peningkatan kualitas layanan publik tidak bisa dilakukan secara cepat layaknya “proyek roro jonggrang”, melainkan membutuhkan konsistensi, inovasi, dan komitmen jangka panjang.

“Di tengah persaingan global, standar layanan imigrasi terus meningkat. Jika kami berhenti berbenah, posisi ini akan sangat mudah tergeser,” ujar Galih, Senin (13/4/2026).

Tiga Pilar Menuju Layanan Kelas Dunia

Galih menjelaskan, penguatan layanan keimigrasian di Bandara Soekarno-Hatta kini difokuskan pada tiga pilar utama, yaitu: efisiensi pemeriksaan, penguatan keamanan, dan pembangunan integritas petugas.

Pada aspek efisiensi, alur pemeriksaan penumpang terus disederhanakan untuk mengurangi antrean. Pemanfaatan teknologi juga dioptimalkan melalui penggunaan AutoGate yang ditargetkan mencapai 80 persen.

Selain itu, sistem digital seperti aplikasi deklarasi juga diperkuat guna mendukung proses yang lebih cepat dan terintegrasi.

Keamanan Diperkuat Berbasis Teknologi

Di sisi keamanan, Imigrasi Soekarno-Hatta memperkuat sistem pengawasan melalui pembentukan Passenger Analysis Unit serta dukungan Laboratorium Forensik Keimigrasian.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan proses pemeriksaan tidak hanya cepat, tetapi juga akurat dan terpercaya.

Tak kalah penting, Galih menekankan bahwa integritas petugas menjadi fondasi utama dalam membangun layanan publik yang profesional.

Menurutnya, teknologi dan sistem yang baik harus didukung oleh sumber daya manusia yang berintegritas tinggi.

“Imigrasi adalah etalase Indonesia. Kami ingin memberikan kesan terbaik sejak pertama kali wisatawan tiba,” tegasnya.

Masuk 10 Besar Dunia, tapi Tak Berpuas Diri

Upaya transformasi tersebut membuahkan hasil. Imigrasi Soekarno-Hatta kini masuk dalam 10 besar layanan imigrasi terbaik dunia dan menjadi satu-satunya perwakilan Indonesia dalam daftar tersebut.

Capaian ini menjadi bukti bahwa layanan keimigrasian Indonesia mampu bersaing di tingkat global.

Namun demikian, Galih memastikan bahwa pihaknya tidak akan berpuas diri.

“Standar layanan kelas dunia harus menjadi budaya, bukan sekadar target,” pungkasnya.

Ke depan, Imigrasi Soekarno-Hatta menargetkan peningkatan kualitas layanan yang berkelanjutan, sehingga mampu memberikan pengalaman yang cepat, aman, ramah, dan seamless bagi seluruh pengguna jasa bandara. (fer)