900 Sapi Kurban Disiapkan, Ini Strategi DKI Jaga Kualitas dan Distribusi

Jelang Iduladha, Pemprov DKI dan Dharma Jaya perkuat pengawasan hewan kurban dan distribusi daging bagi masyarakat.

Kamis, 30 April 2026 - 13:00 WIB
900 Sapi Kurban Disiapkan, Ini Strategi DKI Jaga Kualitas dan Distribusi
Pasokan kurban dijamin, Dharma Jaya distribusikan 900 sapi untuk warga Jakarta. Foto: Feris Pakpahan/Hallonews

HALLONEWS.ID — Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Dharma Jaya menetapkan kebijakan strategis dengan mengalokasikan penyediaan 900 ekor sapi kurban guna menjawab kebutuhan masyarakat Jakarta menjelang Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah.

Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya memastikan stabilitas pasokan sekaligus menjamin kualitas hewan kurban yang memenuhi prinsip aman, sehat, utuh, dan halal (ASUH).

Direktur Utama Perumda Dharma Jaya, Raditya Endra Budiman, menegaskan bahwa seluruh sapi yang disiapkan telah melewati tahapan verifikasi ketat, mulai dari seleksi daerah asal hingga proses karantina dan pemeriksaan kesehatan berlapis.

Menurutnya, pengawasan tersebut dilakukan secara terintegrasi bersama Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan, dan Pertanian (DKPKP) Provinsi DKI Jakarta guna memastikan keamanan konsumsi publik.

Selain itu, guna memperkuat layanan, Perumda Dharma Jaya mengoptimalkan operasional Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Cakung yang telah mengantongi sertifikasi Nomor Kontrol Veteriner (NKV) dan halal.

“Fasilitas ini memiliki kapasitas pemotongan semi-mekanis hingga 250 ekor per hari, didukung oleh tenaga profesional, termasuk Juru Sembelih Halal (Juleha) bersertifikat dan tim pengolahan daging,” ujarnya, Kamis (30/4/2026).

Raditya menjelaskan, model layanan yang diterapkan bersifat terpadu dari hulu hingga hilir, mencakup proses pemotongan, pengelolaan karkas, hingga pengemasan berbasis kebutuhan distribusi masyarakat.

“Pendekatan ini tidak hanya menitikberatkan pada aspek higienitas, tetapi juga memastikan pengelolaan limbah dilakukan sesuai ketentuan lingkungan hidup,” katanya.

Selanjutnya, sebagai bentuk akuntabilitas publik, Perumda Dharma Jaya juga membuka akses informasi secara digital terkait klasifikasi hewan, harga, serta ketersediaan stok melalui kanal resmi media sosial.

“Transparansi ini diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam bertransaksi hewan kurban,” ujarnya.

Di sisi lain, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekretariat Daerah, Suharini Eliawati, menegaskan kesiapan pemerintah dalam menyelenggarakan Iduladha secara tertib, higienis, dan berkelanjutan.

Pemerintah provinsi menyiapkan skema menyeluruh yang mencakup pelaksanaan salat Id, tata kelola pemotongan, hingga distribusi daging kurban.

“Pemprov juga mengarusutamakan penggunaan kemasan ramah lingkungan sebagai langkah konkret menekan lonjakan sampah plastik saat Iduladha,” ucapnya.

“Selain itu, sertifikasi Juru Sembelih Halal menjadi standar wajib guna menjamin kesesuaian syariat dan aspek kesehatan dalam proses penyembelihan,” tambahnya.

Menurutnya, dari sisi pengawasan, Dinas KPKP DKI Jakarta akan melakukan inspeksi sejak satu bulan sebelum hari pelaksanaan, mencakup pemeriksaan kesehatan hewan hingga pengawasan distribusi di lapangan.

“Pengawasan ini dilakukan secara berjenjang untuk memastikan kualitas hewan kurban tetap terjaga,” katanya.

Ia menegaskan, pemerintah provinsi juga memperkuat koordinasi lintas daerah dengan wilayah pemasok utama seperti Lampung dan Jawa Tengah.

“Langkah ini menjadi krusial mengingat keterbatasan kapasitas produksi lokal di Jakarta, sehingga ketergantungan terhadap daerah pemasok tetap tinggi,” pungkasnya. (fer)