Pemkot Bekasi Kaji Perluas Car Free Day, Ini Lokasi Potensial Titik Baru
Pemkot Bekasi mengkaji penambahan titik Car Free Day baru karena antusiasme warga terus meningkat. Alun-alun hingga Harapan Indah jadi lokasi potensial.

HALLONEWS.ID – Kawasan Car Free Day (CFD) di Kota Bekasi tak lagi cukup menampung antusiasme warga. Setiap akhir pekan, ribuan masyarakat memadati Jalan Ahmad Yani untuk olahraga, berburu kuliner, hingga mengikuti berbagai kegiatan komunitas.
Sekretaris Daerah Kota Bekasi Junaedi mengatakan, melihat animo masyarakat tinggi, pemerintah bakal menyiapkan penambahan titik baru CFD di sejumlah kawasan. Salah satunya di Alun-alun, Jalan Veteran, Bekasi Selatan.
Menurut dia, pembukaan titik CFD baru tidak bisa dilakukan sembarangan karena harus mempertimbangkan aspek keamanan dan lalu lintas. Untuk itu kajian melibatkan Dinas Perhubungan dan Satpol PP.
“Kalau membuka tempat baru harus diperhatikan kaitannya dengan keamanan, terutama lalu lintas,” kata Junaedi kepada Hallonews, Jumat (15/5/2026).
Pemkot Bekasi menilai perluasan CFD menjadi kebutuhan karena animo masyarakat terus meningkat dari pekan ke pekan. Tak hanya menjadi lokasi olahraga, CFD kini juga berkembang menjadi ruang hiburan keluarga hingga pusat aktivitas ekonomi warga.
Kepala Bidang Tata Lingkungan dan Peningkatan Kapasitas Lingkungan Hidup Dinas Lingkungan Hidup Kota Bekasi Pra Fitria Angelia menyebut masyarakat bahkan selalu menunggu pelaksanaan CFD setiap minggunya.
“Antusiasme warga sangat tinggi, masyarakat sekarang selalu menunggu CFD,” katanya.
Selain dipadati pengunjung, kawasan CFD juga menjadi ladang rezeki bagi pelaku UMKM. Ratusan pedagang memanfaatkan keramaian untuk menjajakan makanan, minuman, hingga berbagai produk lokal.
Karena itu, Pemkot Bekasi mulai memperketat penataan pedagang agar tidak mengganggu kenyamanan pengunjung maupun arus lalu lintas.
Saat ini, Kota Bekasi memiliki empat titik CFD. Dua di antaranya berada di Jalan Ahmad Yani dan kawasan Harapan Indah yang ditetapkan pemerintah. Namun, pelaksanaan CFD di Harapan Indah disebut masih vakum dan berpeluang diaktifkan kembali.
Sementara dua titik lainnya berada di kawasan Lagoon dan Dukuh Zamrud yang selama ini dikelola secara mandiri oleh pengelola kawasan.
Sekretaris Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Teguh Indrianto, mengatakan beberapa kawasan lain juga dinilai potensial menjadi lokasi CFD baru.
Menurutnya, penambahan titik dilakukan agar konsentrasi massa tidak hanya terpusat di Jalan Ahmad Yani. “Kita harus menghitung rekayasa lalu lintas dan aspek keamanannya juga,” ujar Teguh.
Pemkot Bekasi kini tengah melakukan kajian menyeluruh sebelum memutuskan lokasi baru CFD, termasuk menghitung dampaknya terhadap kemacetan dan aktivitas masyarakat sekitar. “Kita sedang lakukan kajian,” tegasnya. (dul)
