Ade Supandi Ungkap Jasa Besar Ryamizard di Balik Lahirnya KRI Bima Suci

Mantan KSAL Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi mengenang jasa besar Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu dalam pengadaan KRI Bima Suci

Minggu, 31 Mei 2026 - 22:46 WIB
Ade Supandi Ungkap Jasa Besar Ryamizard di Balik Lahirnya KRI Bima Suci
Mantan KSAL Ade mengenang salah satu momen penting yang pernah dijalani bersama Ryamizard ketika almarhum menjabat Menteri Pertahanan. Foto: Kadispenal for Hallonews

HALLONEWS.ID – Kepergian Jenderal TNI (Purn) Ryamizard Ryacudu meninggalkan duka mendalam bagi banyak tokoh militer, termasuk mantan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI (Purn) Ade Supandi.

Di mata Ade, almarhum bukan hanya sosok pemimpin pertahanan, tetapi juga figur yang memiliki perhatian besar terhadap penguatan kemampuan prajurit TNI Angkatan Laut.

Saat melayat ke rumah duka di kawasan Cikeas, Bogor, Minggu (31/5/2026), Ade mengenang salah satu momen penting yang pernah dijalani bersama Ryamizard ketika almarhum menjabat Menteri Pertahanan.

Kenangan itu berkaitan dengan proses pengadaan kapal latih KRI Bima Suci yang kini menjadi kebanggaan TNI AL.

Menurut Ade, Ryamizard memberikan dukungan penuh sejak tahap awal perencanaan penggantian KRI Dewaruci hingga lahirnya KRI Bima Suci. Dukungan tersebut tidak hanya berupa persetujuan program, tetapi juga keterlibatan dan perhatian yang konsisten selama proses pembangunan kapal berlangsung.

“Beliau memberikan perhatian yang sangat besar terhadap program tersebut. Mulai dari tahap perencanaan, proses pembangunan di Spanyol, hingga kapal itu resmi beroperasi, beliau selalu mendukung,” ujar Ade.

Ia menjelaskan, keberadaan kapal latih memiliki peran vital dalam membentuk kemampuan dan karakter para calon perwira Angkatan Laut. Karena itu, dukungan Ryamizard terhadap pengadaan KRI Bima Suci dinilai menjadi kontribusi penting bagi pembinaan sumber daya manusia TNI AL.

Ade menilai komitmen almarhum terhadap penguatan alat utama sistem persenjataan dan pendidikan militer akan selalu dikenang oleh keluarga besar Angkatan Laut. Baginya, Ryamizard merupakan sosok yang memahami pentingnya investasi jangka panjang dalam pembangunan kemampuan prajurit.

Atas kepergian mantan Menteri Pertahanan tersebut, Ade mengaku sangat kehilangan. Ia pun memanjatkan doa agar almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa.

“Saya berdoa semoga beliau diberikan tempat yang mulia, dilapangkan alam kuburnya, diampuni segala khilafnya, dan mendapatkan ganjaran terbaik atas seluruh pengabdian yang telah diberikan kepada bangsa dan negara,” tuturnya.

Ryamizard Ryacudu wafat pada Minggu (31/5/2026) di RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta. Selama kariernya, ia dikenal sebagai salah satu tokoh militer yang memiliki pengaruh besar dalam kebijakan pertahanan Indonesia, baik saat aktif di TNI maupun ketika menjabat Menteri Pertahanan periode 2014–2019. (agn)