Bupati Muara Enim Diciduk KPK, Herman Deru: Saya Syok!
Gubernur Sumsel Herman Deru mengaku syok atas OTT KPK yang menjerat Bupati Muara Enim Edison. Deru bahkan menghubungi Wakil Bupati untuk memastikan kabar tersebut.

HALLONEWS.ID — Operasi Tangkap Tangan (OTT) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang menjerat Bupati Muara Enim, Edison, memicu reaksi dari Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru. Orang nomor satu di Sumsel itu mengaku terkejut dan baru mengetahui kabar tersebut dari pemberitaan media.
Herman Deru mengatakan dirinya sama sekali belum menerima informasi resmi terkait operasi senyap yang dilakukan lembaga antirasuah tersebut. Kabar penangkapan Edison bahkan membuatnya tidak percaya.
“Saya syok, saya baru tahu ini, tidak tahu, tidak ada informasi sama sekali,” ujar Herman Deru kepada wartawan, Senin ((8/6/2026).
Untuk memastikan informasi yang beredar, Herman Deru menghubungi langsung Wakil Bupati Muara Enim, Sumarni. Namun, upaya tersebut belum membuahkan kejelasan lantaran sang wakil bupati juga mengaku belum mengetahui detail peristiwa tersebut.
“Saya konfirmasi ke wakil bupati, tapi beliau juga tidak tahu,” katanya.
Sebelumnya, KPK menggelar OTT di wilayah Sumatera Selatan dan Jakarta yang turut menyeret Bupati Muara Enim Edison. Dalam operasi tersebut, tim penindakan KPK mengamankan total 10 orang.
Juru Bicara KPK Budi Prasetyo menjelaskan, dari jumlah tersebut, lima orang berasal dari lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Bupati Edison. Sementara lima orang lainnya merupakan pihak swasta.
“Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan,” kata Budi dalam keterangannya, Senin (8/6/2026).
Wakil Ketua KPK Fitroh Rohcahyanto juga membenarkan adanya OTT yang melibatkan Bupati Muara Enim. Namun, hingga kini KPK belum mengungkap jenis perkara maupun barang bukti yang diamankan dalam operasi tersebut.
Menurut Fitroh, tim KPK masih bekerja di lapangan sehingga proses pemeriksaan dan pengumpulan alat bukti terus dilakukan. Informasi lebih rinci mengenai pihak-pihak yang terjaring serta konstruksi perkara akan disampaikan setelah seluruh rangkaian operasi selesai.
OTT terhadap Bupati Muara Enim ini kembali menjadi sorotan publik dan menambah daftar kepala daerah di Sumatera Selatan yang tersandung perkara korupsi. (agn)
