MRT dan Transjakarta Jadi Andalan Saat BTN JAKIM 2026, Ini Alasannya

Dishub DKI mengajak warga memanfaatkan MRT, Transjakarta, dan KRL untuk menghindari kemacetan.

Kamis, 11 Juni 2026 - 18:00 WIB
MRT dan Transjakarta Jadi Andalan Saat BTN JAKIM 2026, Ini Alasannya
Bus Transjakarta merupakan transportasi publik andalan warga Jakarta. Foto: Hallonews/Feris Pakpahan.

HALLONEWS.ID – Menjelang pelaksanaan BTN Jakarta International Marathon (Jakim) 2026, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengajak masyarakat beralih ke transportasi publik guna mendukung kelancaran perhelatan olahraga berskala internasional tersebut.

Ajang yang berlangsung selama dua hari itu akan melintasi sejumlah ruas utama ibu kota dan diperkirakan menarik ribuan peserta dari dalam maupun luar negeri.

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Budi Awaluddin, menegaskan penggunaan angkutan umum menjadi solusi terbaik untuk mengurangi kepadatan lalu lintas selama perlombaan berlangsung.

“MRT Jakarta, Transjakarta, dan Commuter Line tetap menjadi pilihan mobilitas yang aman dan nyaman bagi masyarakat,” kata Budi Kamis (11/6/2026).

Selain melakukan rekayasa lalu lintas di berbagai titik, Dishub juga melakukan penyesuaian terhadap puluhan rute Transjakarta agar pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan optimal.

Lanjutnya, pada hari pertama pelaksanaan, sebanyak 22 rute mengalami modifikasi operasional. Sementara pada hari kedua, jumlahnya meningkat menjadi 44 rute karena lintasan marathon yang lebih panjang.

“Pemprov DKI juga menyiapkan ribuan kapasitas parkir di sekitar kawasan GBK dan Monas guna mengakomodasi kebutuhan peserta maupun pengunjung,” ujar Budi.

Budi menegaskan seluruh unsur terkait, mulai dari Dishub, Kepolisian, TNI hingga penyelenggara, telah berkoordinasi untuk memastikan kegiatan berjalan aman dan tertib.

“Jakarta pun diharapkan mampu menunjukkan kapasitasnya sebagai kota global yang mampu menyelenggarakan event olahraga internasional tanpa mengorbankan kenyamanan masyarakat,” tukasnya. (fer)