Kapolri Tunjuk Jenderal Ruddi Setiawan Jadi Kapolda Aceh, Ini Rekam Jejaknya
Brigjen Pol Ruddi Setiawan resmi ditunjuk sebagai Kapolda Aceh dalam mutasi terbaru Polri. Simak profil, rekam jejak, dan perjalanan karier jenderal lulusan Akpol 1996 ini.

HALLONEWS.ID – Mutasi besar-besaran yang dilakukan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo membawa perubahan di sejumlah posisi strategis di lingkungan Polri. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pergantian pimpinan di Polda Aceh.
Melalui Surat Telegram Kapolri tertanggal 25 Juni 2026, Brigjen Pol. Ruddi Setiawan resmi dipercaya mengemban tugas sebagai Kapolda Aceh, menggantikan Irjen Pol Marzuki Ali Basyah yang memasuki masa purnatugas.
Penunjukan tersebut menandai kembalinya Ruddi ke Aceh, wilayah yang bukan lagi asing baginya. Sebelum menduduki jabatan baru ini, ia pernah menjabat sebagai Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh dan dikenal aktif menangani berbagai kasus pemberantasan narkotika.
Karier Ruddi Setiawan banyak diwarnai penugasan di bidang reserse dan pemberantasan narkoba.
Saat memimpin Direktorat Reserse Narkoba Polda Aceh pada 2021-2022, ia terlibat dalam berbagai operasi penegakan hukum, termasuk pengungkapan jaringan peredaran narkotika dan pemusnahan ladang ganja di sejumlah kawasan di Aceh.
Pengalaman tersebut kemudian membawanya dipercaya menduduki posisi strategis di Badan Narkotika Nasional (BNN), mulai dari Direktur Intelijen hingga Direktur Narkotika.
Sebelum ditunjuk sebagai Kapolda Aceh, ia menjabat Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri. Lahir pada 24 September 1974, Ruddi merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1996.
Sepanjang kariernya, ia pernah bertugas di berbagai satuan, mulai dari Polda Metro Jaya, Polda Bali, Bareskrim Polri, hingga BNN. Beberapa jabatan yang pernah diembannya antara lain Kapolsek Metro Penjaringan, Kapolres Badung.
Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali, Kapolresta Denpasar, Penyidik Tindak Pidana Madya Bareskrim Polri, Direktur Intelijen BNN, Direktur Narkotika BNN, dan Kapuslitbang Polri.
Nama Ruddi Setiawan dikenal luas di internal kepolisian karena lama berkecimpung di bidang reserse. Ia juga pernah menangani berbagai pengungkapan jaringan narkotika lintas daerah dan lintas negara, termasuk jalur penyelundupan yang memanfaatkan wilayah perairan Indonesia.
Dengan penugasan baru sebagai Kapolda Aceh, Ruddi diharapkan melanjutkan upaya menjaga keamanan wilayah sekaligus memperkuat penindakan terhadap kejahatan, khususnya tindak pidana narkotika yang selama ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum.
Pergantian ini juga menjadi bagian dari rotasi nasional Polri yang mencakup lebih dari seribu personel, sebagai langkah penyegaran organisasi dan penguatan kepemimpinan di berbagai daerah.
Daftar Riwayat Jabatan Ruddi Setiawan
– Kanit III Subdit II Ditresnarkoba Polda Metro Jaya
– Perwira Menengah (Pamen) Polda Metro Jaya (2011)
– Kasubdit I Ditreskrimsus Polda Metro Jaya (2013)
– Kapolsek Metro Penjaringan Polres Metro Jakarta Utara (2015)
– Kapolres Badung, Polda Bali (2016)
– Wakil Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Bali (2017)
– Kapolresta Denpasar, Polda Bali (2018)
– Penyidik Tindak Pidana Madya Tingkat II Bareskrim Polri (2020)
– Analis Kebijakan Madya Bidang Pidana Tertentu Bareskrim Polri (2020)
– Direktur Reserse Narkoba Polda Aceh (2021)
– Direktur Intelijen BNN (2022)
– Direktur Narkotika BNN (2024)
– Kepala Pusat Penelitian dan Pengembangan (Kapuslitbang) Polri (2026)
– Kapolda Aceh (2026)
Dengan pengalaman yang mencakup penugasan di tingkat Polsek, Polres, Polda, Bareskrim, hingga BNN dan Mabes Polri, Ruddi Setiawan kini mengemban tanggung jawab baru memimpin Polda Aceh di tengah berbagai tantangan keamanan dan penegakan hukum di wilayah tersebut. (dul)
