Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bersama Petinggi TNI, Polri, BIN dan Kejaksaan di Istana

Presiden Prabowo menggelar rapat tertutup dengan pimpinan TNI, Polri, BIN, dan Kejaksaan, namun agenda pertemuan belum diumumkan resmi.

Minggu, 12 Juli 2026 - 8:04 WIB
Prabowo Gelar Rapat Tertutup Bersama Petinggi TNI, Polri, BIN dan Kejaksaan di Istana
Presiden Prabowo menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah pejabat tinggi negara. Foto: Setpres for Hallonews

HALLONEWS.ID – Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan tertutup dengan sejumlah pejabat tinggi negara di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Sabtu (11/7/2026) malam. Pertemuan tersebut menjadi sorotan lantaran dihadiri jajaran pimpinan sektor pertahanan, keamanan, intelijen, hingga penegakan hukum.

Berdasarkan informasi yang beredar, sejumlah pejabat yang hadir di antaranya Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, serta Jaksa Agung ST Burhanuddin.

Selain itu, Wakil Panglima TNI Tandyo Budi Revita, Kepala Badan Intelijen Negara (BIN) Muhammad Herindra, dan Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus (Bappisus) Aries Marsudiyanto juga dikabarkan mengikuti pertemuan tersebut.

Informasi yang dihimpun menyebutkan rapat dimulai sekitar pukul 19.00 WIB. Hingga malam hari, aktivitas di kawasan Istana terlihat cukup dinamis dengan keluar masuk kendaraan dinas yang mendapat pengawalan ketat.

Pantauan di lokasi menunjukkan sejumlah kendaraan pejabat meninggalkan kompleks Istana melalui pintu depan Istana Merdeka maupun akses belakang. Salah satu kendaraan berpelat nomor ZZH terlihat keluar sekitar pukul 22.10 WIB, disusul kendaraan berpelat TNI yang dikawal pasukan bermotor.

Meski demikian, hingga berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari pihak Istana Kepresidenan mengenai agenda maupun materi yang dibahas dalam rapat tersebut.

Pertemuan tertutup ini pun memunculkan berbagai spekulasi di ruang publik. Namun, belum terdapat informasi resmi yang dapat mengonfirmasi tujuan pemanggilan para pejabat tersebut. Karena itu, substansi rapat masih menunggu penjelasan dari Istana Kepresidenan. (agn)