Bukan Sekadar Pengamanan Adat, Kapolri Sebut Pecalang Pilar Kamtibmas Bali

Polri memperkuat Sabuk Kamtibmas melalui kolaborasi dengan pecalang dan komunitas ojek online di Bali untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

Kamis, 16 Juli 2026 - 15:30 WIB
Bukan Sekadar Pengamanan Adat, Kapolri Sebut Pecalang Pilar Kamtibmas Bali
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo menghadiri Silaturahmi Sabuk Kamtibmas bersama pecalang dan komunitas ojek online di Badung, Bali. Foto Humas Humas Polri Hallonews

HALLONEWS.ID – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat guna menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas).

Salah satu upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Silaturahmi Sabuk Kamtibmas yang mempertemukan Polri dengan pecalang dan komunitas ojek online (ojol) di Kabupaten Badung, Bali, Kamis (16/7/2026).

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mengatakan, pecalang dan komunitas ojek online merupakan mitra strategis Polri dalam menciptakan situasi keamanan yang aman dan kondusif.

Menurutnya, tantangan keamanan saat ini tidak dapat dihadapi aparat kepolisian sendiri, tetapi membutuhkan dukungan seluruh komponen masyarakat.

“Sinergi antara Polri dengan masyarakat menjadi fondasi penting dalam menjaga stabilitas kamtibmas, termasuk melalui peran aktif pecalang dan komunitas ojek online,” kata Sigit.

Kapolri menjelaskan, pecalang memiliki posisi yang sangat penting di Bali karena tidak hanya menjalankan fungsi pengamanan adat, tetapi juga menjadi penjaga nilai-nilai budaya dan kearifan lokal. Kedekatan mereka dengan masyarakat dinilai mampu memperkuat upaya pencegahan berbagai potensi gangguan keamanan.

Sementara itu, komunitas ojek online dinilai memiliki keunggulan dari sisi mobilitas dan jangkauan yang luas.

Aktivitas mereka yang bersentuhan langsung dengan masyarakat setiap hari membuat para pengemudi ojol berpotensi menjadi bagian dari sistem deteksi dini apabila menemukan adanya potensi gangguan keamanan di lapangan.

Kapolri berharap komunikasi dan koordinasi antara Polri, pecalang, dan komunitas ojol terus diperkuat melalui kegiatan silaturahmi maupun forum kemitraan lainnya.

Dengan kolaborasi yang semakin erat, pelayanan kepolisian kepada masyarakat diharapkan semakin cepat, efektif, dan responsif.

Selain mendukung keamanan, Kapolri juga mengajak komunitas ojek online menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas.

Dia meminta para pengemudi aktif menyampaikan informasi kepada kepolisian apabila menemukan kejadian mencurigakan maupun potensi gangguan kamtibmas.

Menurut Kapolri, penguatan Sabuk Kamtibmas merupakan implementasi pendekatan community policing yang mengedepankan partisipasi masyarakat dalam menjaga keamanan lingkungan.

Melalui kemitraan yang kuat, keamanan tidak hanya menjadi tanggung jawab aparat penegak hukum, tetapi juga menjadi gerakan bersama seluruh elemen masyarakat.

Kegiatan Silaturahmi Sabuk Kamtibmas di Badung menjadi simbol komitmen bersama antara Polri, pecalang, dan komunitas ojek online dalam menjaga Bali tetap aman, nyaman, dan kondusif, baik bagi masyarakat maupun wisatawan. (min)