Belajar dari “Macet Horor”, Gubernur Pramono Siapkan Lahan 5 Hektare di Tanjung Priok

Pemprov DKI Jakarta menyiapkan lahan 5 hektare di Tanjung Priok untuk mencegah kemacetan parah. Hasilnya, arus logistik kini berjalan lancar.

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:32 WIB
Belajar dari “Macet Horor”, Gubernur Pramono Siapkan Lahan 5 Hektare di Tanjung Priok
Gubernur Pramono Anung di Gedung Balai Kota Jakarta. Foto: Feris Pakpahan/Hallonews.

HALLONEWS.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengambil langkah strategis untuk mencegah terulangnya kemacetan parah di kawasan Tanjung Priok, seperti yang sempat terjadi pasca Lebaran tahun lalu.

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan lahan seluas sekitar 5 hektare di kawasan Terminal Tanah Merdeka sebagai area parkir tambahan.

Langkah ini diambil sebagai respons atas kemacetan ekstrem yang dipicu lonjakan aktivitas logistik tanpa didukung kapasitas parkir yang memadai.

“Lahan ini bisa menampung sekitar 200 kontainer sekaligus, sehingga diharapkan mampu mengurai kepadatan di kawasan pelabuhan,” ujar Pramono, Selasa (31/3/2026).

Ia menegaskan, kebijakan tersebut merupakan hasil evaluasi dari pengalaman sebelumnya, di mana kemacetan menimbulkan kerugian besar, terutama dari sisi biaya logistik.

“Kami belajar dari pengalaman tahun lalu. Kalau tidak diantisipasi, biaya akibat kemacetan sangat besar,” katanya.

Untuk mendukung kelancaran distribusi, fasilitas parkir tersebut juga disediakan secara gratis bagi pengguna jasa logistik.

Hasilnya, hingga pasca Lebaran 2026, aktivitas di kawasan Tanjung Priok terpantau berjalan normal tanpa gangguan berarti.

Pramono turut menyampaikan apresiasi kepada jajaran TNI, Polri, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP yang telah berperan aktif menjaga kelancaran arus mudik dan arus balik di Jakarta. (fer)