Bulog Bogor Pastikan Stok MinyaKita Aman, Harga Masih di Bawah HET
Perum Bulog Cabang Bogor memastikan stok MinyaKita masih aman dan distribusi ke pasar tradisional berjalan normal. Harga jual tetap berada di bawah HET pemerintah.

HALLONEWS.ID – Perum Bulog Cabang Bogor memastikan ketersediaan minyak goreng rakyat MinyaKita di wilayah Bogor dan sekitarnya masih aman untuk memenuhi kebutuhan masyarakat. Distribusi komoditas tersebut juga berjalan normal ke sejumlah pasar tradisional.
Kepala Perum Bulog Cabang Bogor, Dadan Irawan, mengatakan pasokan MinyaKita yang diterima Bulog hingga saat ini masih berasal dari produsen yang bekerja sama dengan pemerintah.
Seluruh stok yang masuk langsung disalurkan kepada pedagang guna menjaga ketersediaan barang di pasaran.
Menurut Dadan, distribusi dilakukan secara bertahap ke berbagai pasar tradisional di Kota Bogor, Kabupaten Bogor, serta sejumlah wilayah penyangga lainnya.
“Pasokan masih berjalan normal dari produsen MinyaKita kepada Bulog dan selanjutnya langsung didistribusikan kepada pedagang di pasar tradisional di wilayah Bogor dan sekitarnya,” ujar Dadan, Rabu (10/6/2026).
Ia menjelaskan, kondisi stok yang tersedia saat ini masih dalam kategori aman. Selain itu, harga jual yang diterapkan Bulog tetap mengacu pada ketentuan pemerintah guna menjaga stabilitas harga minyak goreng di tingkat konsumen.
Saat ini, MinyaKita yang disalurkan Bulog dijual dengan harga Rp14.500 per liter. Sementara itu, harga di tingkat pengecer rata-rata berada di kisaran Rp15.000 per liter.
Harga tersebut masih berada di bawah Harga Eceran Tertinggi (HET) MinyaKita yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp15.700 per liter.
Dadan juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian secara berlebihan.
Menurutnya, stok yang tersedia masih mencukupi dan Bulog terus menunggu tambahan pasokan dari distributor untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam beberapa waktu ke depan.
“Tidak perlu melakukan panic buying karena stok yang ada masih tersedia dan kami juga masih menunggu pasokan tambahan dari distributor MinyaKita untuk satu bulan ke depan,” katanya.
Dengan kondisi pasokan yang stabil serta harga yang masih terkendali, Bulog optimistis kebutuhan minyak goreng masyarakat di wilayah Bogor dapat terpenuhi tanpa kendala dalam waktu dekat.
(opy)
