Bupati Moch. Maesyal Rasyid Pastikan Ibadah Paskah Aman, Tegaskan Tak Ada Diskriminasi di Kabupaten Tangerang

Bupati Tangerang Moch. Maesyal Rasyid meninjau langsung ibadah Paskah di Teluknaga dan menegaskan tidak ada diskriminasi, serta menjamin kebebasan beribadah bagi seluruh masyarakat.

Minggu, 5 April 2026 - 20:00 WIB
Bupati Moch. Maesyal Rasyid Pastikan Ibadah Paskah Aman, Tegaskan Tak Ada Diskriminasi di Kabupaten Tangerang
Bupati Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/4/2026). Foto/ Sumber R Ginting/Hallonews.Id

HALLONEWS.ID – Bupati Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/4/2026).

Kunjungan tersebut turut dihadiri Dandim 0510/Tigaraksa, Kapolres Metro Tangerang, Sekretaris Daerah, Kasatpol PP, Camat Teluknaga, serta tokoh agama setempat.

Dalam kesempatan itu, Bupati Maesyal Rasyid menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tangerang berkomitmen menjunjung tinggi prinsip kesetaraan dan tidak pernah membedakan perlakuan terhadap masyarakat, termasuk dalam menjalankan ibadah.

“Kami hadir untuk memastikan seluruh masyarakat dapat beribadah dengan aman dan nyaman. Tidak ada niatan sedikit pun untuk melarang atau membatasi. Justru kami memfasilitasi,” ujarnya.

Ia menambahkan, keberagaman suku, agama, dan budaya di Kabupaten Tangerang merupakan kekuatan yang harus dijaga melalui sikap toleransi dan saling menghormati agar keharmonisan tetap terpelihara.

“Kabupaten Tangerang menjunjung tinggi nilai toleransi. Siapa pun yang berada di wilayah ini berhak mendapatkan perlindungan tanpa membedakan latar belakang,” tegasnya.

Untitled 34 1
Bupati Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/4/2026). Foto/ Sumber R Ginting/Hallonews.Id

Menurutnya, kehadiran pemerintah daerah bersama TNI dan Polri menjadi bukti nyata komitmen dalam menjamin keamanan serta kenyamanan masyarakat, khususnya dalam menjalankan ibadah sesuai keyakinan masing-masing.

Dalam suasana Idulfitri, ia juga menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat.

“Kami mohon maaf lahir dan batin. Sebagai manusia, tentu kami tidak luput dari kesalahan, baik dalam sikap, ucapan, maupun pelayanan,” ucapnya.

Selain itu, Bupati mempersilakan jemaat memanfaatkan Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga sebagai tempat ibadah sementara dengan tetap berkoordinasi dengan pihak terkait.

“Silakan gunakan tempat ini untuk ibadah rutin maupun hari besar seperti Paskah dan Natal, selama tidak berbenturan dengan kegiatan lain,” tambahnya.

Lebih lanjut, pemerintah daerah bersama Forkopimda tengah mengkaji solusi jangka panjang untuk menyediakan tempat ibadah yang lebih permanen dan representatif.

“Kami akan merumuskan solusi komprehensif agar ke depan jemaat bisa beribadah dengan lebih nyaman tanpa mengganggu kondusivitas wilayah,” jelasnya.

Untitled 36 1
Bupati Moch. Maesyal Rasyid bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) meninjau langsung pelaksanaan ibadah Paskah jemaat POUK Tesalonika di Aula Eks Kantor Kecamatan Teluknaga, Kabupaten Tangerang, Minggu (5/4/2026). Foto/ Sumber R Ginting/Hallonews.Id

Ia juga mengajak masyarakat untuk terus menjaga kerukunan dan menyelesaikan persoalan melalui musyawarah.

“Jika ada hal yang perlu dibicarakan, mari kita duduk bersama mencari solusi terbaik demi menjaga Kabupaten Tangerang tetap kondusif,” pesannya.

Sementara itu, Sekretaris Tanfidziah PCNU Kabupaten Tangerang, KH. M. Qustulani, menegaskan bahwa tidak ada pelarangan ibadah di wilayah Teluknaga. Ia menyebut situasi sebelumnya hanya terjadi miskomunikasi.

“Alhamdulillah, hari ini ibadah berjalan lancar. Tidak ada pelarangan, hanya dinamika kecil yang sudah diselesaikan dengan baik,” ujarnya.

Ia pun mengimbau masyarakat untuk terus menjaga toleransi dan keharmonisan yang telah terbangun.
“Teluknaga dikenal sebagai wilayah yang toleran, dan ini harus kita pertahankan bersama,” katanya.

Di sisi lain, Gembala Jemaat POUK Tesalonika, Pendeta Michael Siahaan, menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah daerah.

“Kami bersyukur atas kehadiran Bapak Bupati dan jajaran. Ini menjadi jawaban atas harapan kami untuk beribadah dengan tenang dan layak,” ungkapnya. (gin)