Cegah Karhutla, ATR/BPN Ingatkan Pemegang HGU

Kementerian ATR/BPN turut memperkuat upaya pencegahan karhutla melalui pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan dengan HGU.

Jumat, 17 April 2026 - 8:30 WIB
Cegah Karhutla, ATR/BPN Ingatkan Pemegang HGU
Wamen ATR/Waka BPN, Ossy Dermawan mengingatkan perusahaan-perusahaan pemegang konsesi HGU. Foto: Dok Kementerian ATR/BPN for Hallonews

HALLONEWS.ID – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) turut memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melalui pengawasan terhadap pemegang hak atas tanah, khususnya perusahaan dengan Hak Guna Usaha (HGU) dan Hak Guna Bangunan (HGB).

Komitmen tersebut disampaikan oleh Wakil Menteri ATR/Wakil Kepala BPN, Ossy Dermawan, dalam Apel Kesiapsiagaan Penanggulangan Karhutla Tahun 2026 di Kalimantan Barat, Kamis (16/4/2026).

“Kementerian ATR/BPN akan terus mendukung upaya ini demi kemaslahatan masyarakat. Salah satunya dengan mengingatkan perusahaan-perusahaan pemegang konsesi HGU skala besar agar menjalankan komitmen dalam pengelolaan lahan, termasuk berperan aktif dalam pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan,” ujar Ossy usai apel di Kantor Gubernur Kalimantan Barat.

Apel tersebut dipimpin oleh Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Djamari Chaniago, serta dihadiri jajaran Kabinet Merah Putih, pemerintah daerah, sektor swasta, dan masyarakat. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkuat koordinasi dan kesiapsiagaan menghadapi potensi karhutla.

Dalam kesempatan itu, Ossy Dermawan yang didampingi Kepala Kantor Wilayah BPN Provinsi Kalimantan Barat, Mujahidin Ma’ruf, menyampaikan bahwa tren karhutla secara nasional menunjukkan penurunan dari tahun ke tahun.

Meski demikian, ia menegaskan pentingnya menjaga kewaspadaan dan kesiapsiagaan, terutama di kalangan pemerintah.

Sementara itu, Menko Polkam dalam sambutannya menekankan bahwa pencegahan dan penanggulangan karhutla merupakan perhatian langsung Presiden Republik Indonesia.

Ia mengingatkan agar capaian yang telah diraih tidak hanya dipertahankan, tetapi juga terus ditingkatkan.

Apel kesiapsiagaan ini juga diisi dengan peninjauan pasukan gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BNPB, BMKG, BPBD, serta pemadam kebakaran. Selain itu, para pejabat turut meninjau berbagai peralatan yang disiapkan untuk mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan. (agn)