Dadan Hindayana Buka Suara Usai Dicopot Prabowo, Titip Pesan untuk Pimpinan Baru BGN
Usai diberhentikan dari jabatan Kepala BGN, Dadan Hindayana menyatakan pergantian pejabat merupakan kewenangan penuh Presiden Prabowo. Ia berharap Program Makan Bergizi Gratis semakin berkualitas di bawah kepemimpinan baru.

HALLONEWS.ID – Mantan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Dadan Hindayana akhirnya buka suara setelah dirinya dicopot Presiden RI Prabowo Subianto.
Dadan menegaskan bahwa keputusan pergantian pejabat di lingkungan pemerintahan merupakan kewenangan penuh Presiden sebagai kepala negara dan kepala pemerintahan.
“Presiden memiliki pertimbangan tersendiri dalam menentukan sosok yang dinilai paling tepat untuk menjalankan program-program strategis pemerintah,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (3/6/2026).
Ia menyatakan menghormati sepenuhnya keputusan yang telah diambil dan meyakini bahwa langkah tersebut dilakukan demi mendukung keberhasilan agenda nasional yang sedang dijalankan.
Dalam pernyataannya, Dadan juga menyampaikan rasa terima kasih kepada Presiden Prabowo atas kepercayaan yang pernah diberikan kepadanya untuk menjadi bagian dari Kabinet Merah Putih.
Menurut Dadan, kesempatan memimpin Badan Gizi Nasional merupakan pengalaman berharga yang sebelumnya tidak pernah ia bayangkan akan diperoleh.
Karena itu, ia mengaku bersyukur dapat ikut berkontribusi dalam pelaksanaan salah satu program prioritas pemerintah.
Ia juga menyampaikan keyakinannya bahwa kepemimpinan Presiden Prabowo akan mampu membawa Indonesia menuju kemajuan yang lebih besar serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di berbagai sektor.
Tak hanya itu, Dadan turut memberikan ucapan selamat kepada jajaran pimpinan baru BGN yang akan melanjutkan estafet kepemimpinan lembaga tersebut.
Ia berharap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program unggulan pemerintah dapat membawa manfaat bagi penerima. (agn)
Berikut ini susunan pimpinan Badan Gizi Nasional:
Kepala BGN: Nanik S Deyang
Wakil Kepala BGN: Agustina Arum Sari
Wakil Kepala BGN: Mayjen TNI Trenggono
