DPRD DKI Dorong Pemanfaatan CCTV Maksimal, Penegakan Hukum Dinilai akan Lebih Cepat

Integrasi CCTV di Jakarta dinilai mampu membantu mencegah begal, jambret, hingga mempercepat penanganan kemacetan.

Senin, 18 Mei 2026 - 23:43 WIB
DPRD DKI Dorong Pemanfaatan CCTV Maksimal, Penegakan Hukum Dinilai akan Lebih Cepat
Tumpukkan sampah meluber ke badan jalan dan kepadatan arus lalulintas di Jalan Pademangan Barat, Jakarta Utara. (Hallonews/Feris Pakpahan).

HALLONEWS.ID – Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Wibi Andrino, menyatakan dukungannya terhadap langkah Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya dalam mengintegrasikan sistem Closed Circuit Television (CCTV) di berbagai titik ibu kota.

Menurut Wibi, Jakarta membutuhkan sistem pengawasan terpadu yang mampu memantau kondisi kota secara cepat dan menyeluruh.

Keberadaan ribuan kamera pengawas yang saling terhubung dinilai dapat menjadi kekuatan baru dalam menjaga keamanan dan kenyamanan masyarakat.

“Ini langkah yang memang sudah lama dinantikan masyarakat Jakarta,” ujar Wibi di Balai Kota DKI Jakarta, Senin (18/5/2026).

Ia menilai, sistem CCTV yang terintegrasi akan membantu pengawasan terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat, termasuk aksi kriminal jalanan seperti begal dan penjambretan yang kerap meresahkan warga.

Selain itu, integrasi kamera pengawas juga diyakini mampu membantu pemantauan titik-titik kemacetan sehingga penanganan lalu lintas dapat dilakukan lebih cepat dan tepat.

“Dengan sistem yang terhubung, harapannya berbagai persoalan di lapangan bisa lebih cepat diatasi,” katanya.

Legislator Fraksi NasDem itu juga menyebut optimalisasi CCTV menjadi langkah realistis di tengah tingginya biaya pengadaan kamera pengawas baru melalui anggaran daerah.

Karena itu, ia mendorong seluruh CCTV yang sudah terpasang di berbagai lokasi dapat dimanfaatkan bersama melalui kerja sama lintas instansi.

Menurutnya, kolaborasi tersebut bukan hanya memperkuat pengawasan kota, tetapi juga membantu meringankan beban anggaran pemerintah.

“Ini langkah konkret yang manfaatnya langsung dirasakan masyarakat,” ucapnya.

Wibi juga menegaskan bahwa perlindungan keamanan di Jakarta harus diberikan secara menyeluruh, baik kepada warga lokal maupun warga negara asing yang berada di ibu kota.

Ia optimistis sistem CCTV terintegrasi akan membantu jajaran kepolisian bergerak lebih cepat dalam menangani gangguan keamanan serta memperkuat proses penegakan hukum di Jakarta.

“Mudah-mudahan dengan sistem ini, kepolisian semakin terbantu dan penegakan hukum di Jakarta bisa berjalan lebih baik,” pungkasnya. (fer)