Dua Tahun Berturut-turut, Layanan Imigrasi Soetta Bertahan di Peringkat Global

Konsistensi layanan imigrasi Indonesia kembali mendapat pengakuan internasional setelah bertahan di peringkat global selama dua tahun berturut-turut.

Jumat, 20 Maret 2026 - 18:45 WIB
Dua Tahun Berturut-turut, Layanan Imigrasi Soetta Bertahan di Peringkat Global
Plt Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten pada Jumat (20/3/2026). Foto: Hallonews/Feris Pakpahan.

HALLONEWS.ID – Layanan keimigrasian di Bandara Internasional Soekarno-Hatta kembali mencatatkan prestasi di tingkat global.

Dalam ajang World Airport Awards 2026, layanan imigrasi bandara ini masuk dalam 10 besar terbaik dunia versi Skytrax.

“Capaian tersebut sekaligus menegaskan konsistensi Indonesia setelah berhasil mempertahankan posisi serupa selama dua tahun berturut-turut sejak 2025,” ujar Plt Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman kepada wartawan pada Jumat (20/3/2026).

Imigrasi2
Plt Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten pada Jumat (20/3/2026).
Foto: Hallonews/Feris Pakpahan.

Menurutnya, berdasarkan hasil penilaian, layanan imigrasi Soekarno-Hatta menempati peringkat ke-10 dunia dan sejajar dengan sejumlah bandara internasional utama seperti Singapore Changi Airport dan Hong Kong International Airport.

“Penilaian Skytrax didasarkan pada survei global yang melibatkan pengguna jasa dari lebih dari 100 negara,” kata Yuldi.

“Beberapa indikator utama meliputi efisiensi waktu tunggu, optimalisasi teknologi autogate, ketersediaan jalur prioritas, serta profesionalisme petugas di lapangan,” tambahnya.

Imigrasi3
Plt Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten pada Jumat (20/3/2026).
Foto: Hallonews/Feris Pakpahan.

Yuldi, menyebut pencapaian ini merupakan hasil kerja kolektif seluruh jajaran imigrasi.

Ia menegaskan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan melalui inovasi dan penguatan kolaborasi lintas sektor.

Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan, Agus Andrianto, menilai keberhasilan ini tidak lepas dari transformasi digital yang terus dikembangkan.

Imigrasi4
Plt Dirjen Imigrasi Yuldi Yusman saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang Banten pada Jumat (20/3/2026).
Foto: Hallonews/Feris Pakpahan.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi menjadi faktor penting dalam meningkatkan daya saing layanan publik di tingkat internasional.

“Pemerintah berkomitmen memperkuat standar pelayanan yang lebih efisien, aman, dan ramah bagi pengguna jasa, sekaligus memperluas penerapan teknologi untuk menjaga kualitas layanan keimigrasian Indonesia di masa mendatang,” pungkasnya. (fer)