IPB–Uni Eropa Resmikan Proyek ENHANCE, Suntikan Rp15,6 Miliar untuk Revolusi Pendidikan Berkelanjutan
IPB University luncurkan proyek ENHANCE bersama Uni Eropa senilai Rp15,6 miliar untuk perkuat kurikulum, riset, dan tata kelola pendidikan berkelanjutan.

HALLONEWS.ID – IPB University resmi meluncurkan proyek internasional ENHANCE (European–Indonesian Partnership for Strengthening Sustainability and Environmental Education) sebagai langkah strategis memperkuat pendidikan berkelanjutan di Indonesia.
Peluncuran atau Kick-off Meeting digelar di Kampus IPB Dramaga dan dihadiri Rektor IPB University, Dr Alim Setiawan Slamet.
Dalam sambutannya, Alim menegaskan bahwa kemitraan dengan Uni Eropa ini menjadi momentum penting untuk memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung ekonomi hijau dan pembangunan berkelanjutan.
“Ini konsorsium yang sangat concern terhadap isu sustainability. Riset didukung Erasmus dan menjadi komitmen strategis kemitraan Eropa–Indonesia menuju ekonomi hijau,” ujarnya, Selasa (24/2/2026).
Didukung Dana Rp15,6 Miliar dari Uni Eropa
Proyek ENHANCE memperoleh pendanaan sebesar €790.695 atau sekitar Rp15,68 miliar dari Uni Eropa.
Dana tersebut akan digunakan untuk penguatan kurikulum, riset transdisiplin, serta tata kelola institusi pendidikan agar lebih adaptif terhadap isu keberlanjutan global.
Kepala Center for Transdisciplinary and Sustainability Sciences (CTSS) IPB sekaligus Steering Committee ENHANCE, Damayanti Buchori, menjelaskan bahwa sustainability tidak hanya soal deforestasi atau tata kelola sawit, melainkan mencakup transformasi sistem pendidikan secara menyeluruh.
“Keberlanjutan pendidikan harus mengaitkan seluruh aspek lingkungan untuk menjaga masa depan bumi,” katanya.
Konsorsium Kampus Indonesia–Eropa
ENHANCE melibatkan tiga universitas Eropa yaitu Maastricht University (Belanda), Universita Cattolica del Sacro Cuore (Italia), dan University of Göttingen (Jerman).
Dari Indonesia, selain IPB University, proyek ini juga menggandeng Universitas Mataram, Universitas Nusa Cendana, dan Universitas Palangka Raya.
Project Manager ENHANCE dari MSM Belanda, Gigi Limpens, menyebut proyek ini dirancang sebagai kolaborasi setara lintas negara yang berdampak jangka panjang.
“Fokusnya bukan hanya kurikulum, tetapi juga penguatan tata kelola dan keberlanjutan institusi,” ujarnya.
Arah Baru Pendidikan Tinggi Indonesia
Melalui ENHANCE, IPB dan mitra konsorsium berharap dapat mendorong transformasi kelembagaan pendidikan tinggi di Indonesia agar lebih kolaboratif, inovatif, dan responsif terhadap tantangan perubahan iklim serta pembangunan berkelanjutan.
Program ini juga mempertegas posisi Indonesia dalam jejaring akademik global, khususnya dalam agenda pendidikan berbasis sustainability. (opy)
