Kapolri Perintahkan Buru KKB Penembak Pesawat Smart Air di Papua! Kelompok Elkius Kobak Jadi Target

Aksi brutal KKB di Papua! Kapolri perintahkan buru kelompok Elkius Kobak usai penembakan pesawat Smart Air, keamanan bandara diperketat, TNI-Polri siaga penuh.

Jumat, 13 Februari 2026 - 16:29 WIB
Kapolri Perintahkan Buru KKB Penembak Pesawat Smart Air di Papua! Kelompok Elkius Kobak Jadi Target
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat peletakan batu pertama SPPG Polri dan peresmian Gudang Ketahanan Pangan di SPPG Palmerah, Polres Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026). Foto: Humas Polri for Hallonews

HALLONEWS.ID-Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan jajaran kepolisian di Papua untuk segera memburu kelompok kriminal bersenjata (KKB) yang menembaki pesawat Smart Air di Korowai pada Rabu (11/2/2026). Perintah tegas itu disampaikan Kapolri di Jakarta, Jumat (13/2/2026), setelah identitas para pelaku mulai terungkap.

“Saya sudah instruksikan seluruh jajaran di Papua agar mengejar para pelaku. Kita sudah punya gambaran siapa mereka. Kasus ini harus segera dituntaskan supaya masyarakat kembali tenang,” tegas Listyo.

Kapolri juga mengingatkan aparat di lapangan untuk bersinergi dengan Tentara Nasional Indonesia agar kejadian serupa tidak terulang. “Kami minta TNI dan Polri solid dalam mencegah insiden berikutnya,” ujarnya.

Dari hasil penyelidikan, Kaops Satgas Damai Cartenz Brigjen Pol. Faizal Ramadhani menyebut pelaku penembakan berasal dari Kelompok Kriminal Bersenjata, dipimpin oleh Elkius Kobak asal Yahukimo.

“Penyelidikan mengarah ke dua kelompok, Kanibal dan Semut Merah, yang dikenal aktif di wilayah pegunungan Yahukimo. Kami telah mengerahkan tim untuk memburu para pelaku,” kata Faizal.

Insiden terjadi saat pesawat Smart Air dengan 13 penumpang mendarat di Lapangan Terbang Korowai. Meskipun tidak ada korban jiwa, peristiwa tersebut memicu kekhawatiran warga karena penerbangan merupakan satu-satunya akses vital ke daerah terpencil Papua.

Menindaklanjuti hal itu, Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir memastikan pengamanan di Bandara Korowai Batu telah diperkuat. “TNI dan Polri di Papua memastikan keamanan penerbangan sipil tetap terjaga. Pengamanan di bandara perintis sudah cukup solid,” ujarnya.

Isir menambahkan, transportasi udara merupakan urat nadi kehidupan masyarakat Papua, sehingga keamanan penerbangan harus menjadi prioritas.

“Papua sangat bergantung pada jalur udara. Karena itu, kami pastikan aktivitas masyarakat dan penerbangan tetap berjalan normal,” jelas mantan Kapolda Papua Barat itu.

Wilayah Korowai sebelumnya tergolong aman dan tidak termasuk dalam area operasi Operasi Damai Cartenz. Namun, usai penembakan, pasukan dari operasi tersebut langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan pengejaran.

“Silakan masyarakat tetap beraktivitas seperti biasa. Polisi sedang bekerja memastikan siapa saja dari kelompok Yahukimo yang terlibat dan segera menangkap mereka,” kata Isir menegaskan.

Peristiwa penembakan pesawat Smart Air ini menjadi alarm serius bagi aparat keamanan di Papua. Polisi memastikan tindakan hukum akan dilakukan secara terukur, profesional, dan tidak kompromi terhadap kelompok bersenjata yang mengancam keselamatan publik. (ren)