Kapolri Tunjuk Irjen Pipit Rismanto Jadi Kapolda Jabar, Ini Rekam Jejaknya
Irjen Pipit Rismanto resmi ditunjuk menjadi Kapolda Jawa Barat dalam mutasi Polri Mei 2026. Ia dikenal pernah menangani kasus gagal ginjal akut hingga tambang ilegal.

HALLONEWS.ID – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo merotasi dan memutasi 108 perwira tinggi serta perwira menengah melalui Surat Telegram Nomor ST/960/V/KEP./2026 yang ditandatangani As SDM Polri Irjen Pol Anwar.
Salah satu nama yang mencuri perhatian dalam mutasi kali ini adalah Pipit Rismanto. Jenderal bintang dua itu resmi dipercaya menjabat Kapolda Jawa Barat menggantikan Rudi Setiawan yang dimutasi menjadi Pati Bareskrim Polri.
Kadiv Humas Polri Irjen Johnny Eddizon Isir mengatakan rotasi jabatan merupakan bagian dari penyegaran organisasi dan pembinaan karier di lingkungan Polri. Menurutnya, mutasi dilakukan untuk memperkuat profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang dinamis.
Irjen Pipit Rismanto dikenal sebagai perwira dengan pengalaman panjang di bidang reserse dan penanganan tindak pidana khusus. Lulusan Akademi Kepolisian 1994 itu lahir di Salatiga, Jawa Tengah, pada 30 Desember 1972.
Sebelum dipercaya memimpin Polda Jawa Barat, Pipit menjabat Kapolda Kalimantan Barat sejak Maret 2023. Ia juga pernah menduduki sejumlah posisi penting di Bareskrim Polri, termasuk Dirtipidter Bareskrim Polri pada 2021.
Selama bertugas di Direktorat Tindak Pidana Tertentu, namanya kerap muncul dalam penanganan kasus besar yang menyita perhatian publik nasional.
Salah satu yang paling menonjol adalah saat Pipit memimpin tim khusus pengusutan kasus gagal ginjal akut pada anak yang dikaitkan dengan peredaran obat sirop. Selain itu, ia juga terlibat dalam pengungkapan kasus tambang ilegal yang sempat menjadi polemik nasional.
Kasus tambang ilegal tersebut sempat menjadi perhatian publik setelah muncul pengakuan Ismail Bolong terkait dugaan aliran dana dalam praktik pertambangan ilegal. Karier Irjen Pipit Rismanto di kepolisian terbilang panjang.
Sejumlah jabatan strategis yang pernah diembannya antara lain:
– Kapolres Bangka pada 2011
– Wadirresnarkoba Polda Sumatera Barat pada 2013
– Dirreskrimsus Polda Bangka Belitung pada 2015
– Kasubdit I Dittipidter Bareskrim Polri
– Wadirtipidter Bareskrim Polri pada 2020
– Dirtipidter Bareskrim Polri pada 2021
– Kapolda Kalimantan Barat periode 2023-2026
Berdasarkan laporan LHKPN, total kekayaan Irjen Pipit Rismanto mencapai sekitar Rp9,7 miliar. Nilai tersebut didominasi aset tanah dan bangunan sekitar Rp8,9 miliar.
Selain itu, ia juga memiliki kendaraan senilai Rp310 juta, harta bergerak lainnya Rp74 juta, serta kas dan setara kas sekitar Rp450 juta. Dalam laporan tersebut tidak tercatat adanya utang.
Atas pengabdiannya di institusi kepolisian, Pipit menerima sejumlah penghargaan negara. Pada Januari 2026, ia memperoleh tanda kehormatan Satyalancana Wira Karya dari Presiden atas kontribusinya dalam mendukung ketahanan pangan nasional.
Ia juga tercatat menerima sejumlah penghargaan lain seperti Bintang Bhayangkara Pratama, Bintang Bhayangkara Nararya, hingga Satyalancana Pengabdian untuk masa dinas panjang.
Penunjukan Irjen Pipit Rismanto sebagai Kapolda Jawa Barat dinilai menjadi langkah strategis Polri mengingat Jawa Barat merupakan wilayah dengan dinamika sosial dan keamanan yang tinggi sebagai penyangga Ibu Kota. (dul)
