Kapolri dan Jaksa Agung Pamer Kekompakan, Salam Komando hingga Sapaan ‘Kakak Asuh’ Jadi Sorotan
Kapolri dan Jaksa Agung menunjukkan kekompakan lewat salam komando. Simak tiga fakta menarik di balik pertemuan yang jadi sorotan publik.

HALLONEWS.ID – Di saat perhatian publik tertuju pada penyidikan dugaan korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang menyeret mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, muncul momen yang langsung menyita perhatian.
Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo mendatangi Gedung Kejaksaan Agung, Senin (13/7/2026), untuk bertemu Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Pertemuan itu memunculkan berbagai spekulasi, namun justru diakhiri dengan sederet pernyataan yang membantah isu keretakan hubungan kedua institusi.
Berikut tiga fakta yang menjadi sorotan dari pertemuan tersebut.
1. Kapolri Jawab Hubungan Polri dan Kejaksaan
Di hadapan jajaran pimpinan Polri dan Kejaksaan Agung, Jenderal Listyo Sigit menegaskan satu hal yang menjadi perhatian publik.
Ia memastikan hubungan Polri dan Kejaksaan Agung tetap solid. Bahkan, ia menegaskan tidak pernah ada persoalan yang membuat kedua institusi penegak hukum itu saling berhadapan.
Menurutnya, sinergi yang telah terjalin akan terus diperkuat hingga ke tingkat kejaksaan dan kepolisian di seluruh daerah demi mengawal berbagai program pemerintah dan penegakan hukum.
2. Jaksa Agung Buka Suara Soal Isu Rivalitas
Pernyataan Kapolri langsung diperkuat oleh Jaksa Agung ST Burhanuddin. Ia meminta publik tidak lagi berspekulasi mengenai hubungan Kejaksaan Agung dan Polri.
Burhanuddin menegaskan keduanya bukan rival, melainkan mitra yang memiliki tujuan yang sama. Bahkan, Burhanuddin mengungkap dirinya telah mengenal Listyo Sigit sejak lama.
Menurutnya, kunjungan Kapolri hanyalah bagian dari agenda silaturahmi yang rutin dilakukan dan tidak berkaitan dengan isu yang ramai dibicarakan belakangan ini.
3. Salam Komando dan Sapaan ‘Kakak Asuh’
Bukan hanya isi pernyataannya yang mencuri perhatian. Usai konferensi pers, Kapolri dan Jaksa Agung terlihat berjabat tangan, melakukan salam komando, hingga saling tersenyum di depan awak media.
Yang paling menarik perhatian adalah saat Kapolri membuka sambutannya dengan menyebut Jaksa Agung sebagai ‘kakak asuh saya.’ Ucapan itu langsung menggambarkan kedekatan personal yang telah lama terjalin di antara keduanya.
Dalam pertemuan tersebut, kedua pimpinan lembaga juga sepakat memperkuat koordinasi menghadapi penerapan KUHAP baru serta menjaga kekompakan dalam sistem peradilan pidana (criminal justice system).
Di tengah derasnya sorotan terhadap perkara yang melibatkan mantan Jampidsus Febrie Adriansyah, pertemuan ini menjadi pesan kuat bahwa Polri dan Kejaksaan Agung ingin menunjukkan sinergi penegakan hukum tetap berjalan. (dul)
