Korlantas Kerahkan Drone Presisi Pantau Jalur Mudik Lebaran
Polri kerahkan drone presisi untuk pantau arus mudik Lebaran 2026 secara real time. Teknologi ini digunakan untuk deteksi kemacetan dan atur rekayasa lalu lintas lebih cepat.

HALLONEWS.ID – Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri menyiapkan strategi berbasis teknologi dalam pengamanan arus mudik dan balik Lebaran 2026.
Salah satunya dengan mengerahkan drone presisi untuk memantau pergerakan kendaraan secara langsung dari udara.
Langkah ini menjadi bagian dari pengamanan terpadu dalam Operasi Ketupat 2026 yang digelar oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia.
Pemantauan udara dilakukan untuk mendeteksi kepadatan kendaraan, titik perlambatan, hingga potensi kemacetan di jalur-jalur utama.
Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menjelaskan bahwa drone presisi mampu menampilkan data kondisi lalu lintas secara real time, termasuk traffic counting dan visual situasi terkini di lapangan.
Sejumlah ruas tol yang menjadi perhatian antara lain KM 29, KM 70–KM 414, serta KM 81. Pengawasan juga dilakukan di rest area dan kawasan rawan kepadatan seperti jalur wisata dan penghubung antarkota.
Data dari pemantauan udara ini akan menjadi dasar penerapan rekayasa lalu lintas, seperti contraflow sistem satu arah (one way) dan pengalihan arus kendaraan.
Dengan dukungan teknologi tersebut, keputusan dapat diambil lebih cepat dan akurat guna mengurai kepadatan.
Meski memiliki dukungan teknologi canggih, Polri menegaskan bahwa Operasi Ketupat tetapb mengedepankan pendekatan kemanusiaan.
Tujuannya bukan semata penegakan hukum, tetapi memastikan masyarakat dapat mudik dengan aman, nyaman, dan selamat sampai tujuan.
Pengamanan tidak hanya difokuskan pada arus keberangkatan, tetapi juga arus balik agar seluruh rangkaian perjalanan Lebaran berjalan lancar.
Pemanfaatan drone presisi ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pengawasan serta meminimalkan potensi kemacetan panjang saat puncak arus mudik 2026. (min)
