Kota Bogor Raih Predikat Menuju Kota Bersih, Siap Perkuat Pengolahan Sampah dan PSEL

Kota Bogor meraih predikat Menuju Kota Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup. Pemkot Bogor fokus perkuat pengelolaan sampah dan siapkan proyek PSEL waste to energy

Kamis, 26 Februari 2026 - 13:00 WIB
Kota Bogor Raih Predikat Menuju Kota Bersih, Siap Perkuat Pengolahan Sampah dan PSEL
Wali Kota Bogor Dedie Rachim memimpin kegiatan pembersihan lingkungan di Plaza Pemkot Bogor, Rabu (25/2/2026). Foto: Dok Pemkot Bogor

HALLONEWS.ID – Kota Bogor kembali menorehkan capaian positif di bidang lingkungan hidup dengan meraih predikat Menuju Kota Bersih dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, di Jakarta baru-baru ini.

Menindaklanjuti capaian tersebut, Wali Kota Bogor Dedie Rachim bersama Sekretaris Daerah Kota Bogor Denny Mulyadi dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Bogor Denni Wismanto menggelar doa bersama dengan pasukan kuning dan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemerintah Kota Bogor.

Doa bersama yang berlangsung khidmat itu dipimpin Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Bogor, Dede Supriatna, sebagai bentuk rasa syukur atas hasil penilaian kinerja pengelolaan sampah tahun 2025.

Dalam penilaian kinerja pengelolaan sampah kabupaten/kota se-Indonesia, Kementerian Lingkungan Hidup mengelompokkan daerah dalam tiga kategori, yakni, sertifikat menuju kabupaten/kota bersih (35 daerah), Kabupaten/kota dalam pembinaan (253 daerah) dan Kabupaten/kota dalam pengawasan (132 daerah).

Bogor2
Sejumlah pekerja membersihkan saluran air di lingkungan di Pemkot Bogor, Rabu (25/2/2026).
Foto: Dok Pemkot Bogor

Kota Bogor masuk dalam kategori sertifikat menuju kota bersih, yang menjadi bukti komitmen pemerintah daerah dalam memperbaiki tata kelola persampahan.

Dedie Rachim menyebut capaian ini bukanlah akhir, melainkan awal dari pekerjaan besar berikutnya, yakni pengembangan Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy.

Menurutnya, melalui PSEL, Kota Bogor tidak hanya fokus pada penanganan di hilir melalui pengolahan sampah rumah tangga, perkantoran, horeka, industri, dan sektor lainnya, tetapi juga memperkuat penanganan di hulu dengan mendorong pemilahan sampah dari sumbernya.

Ia mengajak seluruh warga untuk aktif memilah sampah dari rumah, serta memanfaatkan fasilitas TPS3R dan bank sampah yang telah disiapkan sebagai bagian dari sistem pengelolaan terpadu.

“Ini adalah pekerjaan rumah besar ke depan. Meski tidak mudah, saya yakin warga Kota Bogor mendukung penuh agar kotanya semakin bersih,” ujar Dedie di Plaza Balai Kota Bogor, Rabu (25/2/2026).

Pemerintah Kota Bogor menegaskan bahwa seluruh rangkaian pengelolaan sampah telah melalui proses panjang dan sejalan dengan arah kebijakan daerah dalam mewujudkan kota yang bersih, sehat, dan berkelanjutan. (opy)