KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Muara Enim Diamankan

KPK melakukan OTT terhadap Bupati Muara Enim H Edison. Operasi senyap itu juga dikabarkan disertai penyegelan sejumlah kantor dinas, termasuk Dinas Pendidikan.

Senin, 8 Juni 2026 - 18:35 WIB
KPK Kembali OTT Kepala Daerah, Bupati Muara Enim Diamankan
Pemkab Muara Enim foto: Bupati Muara Enim H Edison yang dikabarkan terjaring OTT KPK.

HALLONEWS.ID – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali melakukan operasi tangkap tangan (OTT). Kali ini, Bupati Muara Enim, Sumatera Selatan, H Edison diamankan dalam operasi senyap yang digelar pada Senin (8/6/2026).

Kabar penangkapan tersebut dibenarkan langsung oleh Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto. Namun, lembaga antirasuah itu masih belum mengungkap detail perkara yang melatarbelakangi operasi tersebut.

“Benar,” kata Fitroh saat dikonfirmasi wartawan, Senin (8/6/2026) sore.

Menurut Fitroh, tim penindakan KPK masih bekerja di lapangan sehingga informasi lengkap terkait pihak yang diamankan maupun barang bukti yang disita belum dapat disampaikan ke publik.

Meski demikian, operasi yang menyasar kepala daerah tersebut langsung menjadi perhatian publik. Sejumlah informasi yang beredar menyebutkan OTT KPK di Muara Enim juga dibarengi dengan penyegelan sejumlah kantor dinas di lingkungan Pemerintah Kabupaten Muara Enim.

Salah satu lokasi yang dikabarkan telah dipasang garis penyegelan oleh penyidik KPK adalah Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Muara Enim.

Belum diketahui apakah penyegelan tersebut berkaitan dengan proyek tertentu, pengelolaan anggaran, atau perkara lain yang tengah didalami penyidik.

Hingga berita ini ditulis, KPK masih melakukan pemeriksaan intensif terhadap pihak-pihak yang diamankan dalam operasi tersebut. Sesuai prosedur, lembaga antirasuah memiliki waktu 1×24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang terjaring OTT.

Publik kini menunggu penjelasan resmi KPK terkait konstruksi perkara, jumlah pihak yang diamankan, serta dugaan tindak pidana korupsi yang melibatkan orang nomor satu di Kabupaten Muara Enim tersebut. (dul)