Mutasi Pegawai Senior Kementerian PU Tuai Sorotan, Warganet Merasa Ada yang Janggal
Isu mutasi pegawai senior Kementerian PU memicu kritik warganet yang mempertanyakan kebijakan Dody Hanggodo di tengah polemik perjalanan dinas.

HALLONEWS.ID – Isu mutasi sejumlah pegawai senior di lingkungan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menjadi sorotan publik setelah ramai diperbincangkan di media sosial.
Kebijakan tersebut dikaitkan dengan polemik perjalanan dinas Menteri PU Dody Hanggodo ke Amerika Serikat yang sebelumnya menuai perhatian.
Berdasarkan sejumlah unggahan di platform X, sedikitnya delapan pegawai senior dari Biro Perencanaan Anggaran dan Kerja Sama Luar Negeri serta bidang Hubungan Masyarakat dikabarkan dipindahkan ke berbagai daerah di luar Pulau Jawa. Bahkan, beberapa di antaranya disebut juga dinonaktifkan dari jabatan struktural.
Nama-nama yang beredar antara lain Tegar Rizkiadi yang disebut dimutasi ke Maluku Utara, Fransiska Dini ke Papua Barat, Indri Damayanti ke Nusa Tenggara Timur, Lisniari Munthe ke Maluku, Wibisono Sularso ke Kalimantan Utara, Daswandi Indra ke Papua Barat, serta Andika Jaya Arsyadin ke Surabaya.
Kabar tersebut memancing reaksi beragam dari warganet. Sejumlah pengguna media sosial mempertanyakan alasan mutasi, mengingat beberapa pegawai yang disebut memiliki rekam jejak dan pengalaman panjang di lingkungan Kementerian PU.
Salah satu akun X, @ArtOfMadLee, bahkan menuliskan kritik keras terhadap Menteri PU.
“Kalo mnrt gue pribadi sih… si Menteri PU ini spt nya harus di-periksa jasmani rohani-nya neh… feeling gue ada yg ga beres ama manusia laknat ini.” tulisnya yang dikutip, Minggu (12/7/2026).
Sementara akun @tafra93 menyinggung polemik perjalanan dinas Menteri PU yang sebelumnya menjadi perhatian publik.
“Menteri yg gak tau malu saat para warganya patungan bikin jembatan dan perbaikan jalan, dia malah ngajak nonton Pildun keluarganya pakai duit negara.”
Komentar senada juga disampaikan akun @pukismis** yang menyayangkan nasib para pegawai senior tersebut. “Gila sih, nggak kebayang kinerja bertahun-tahun diacak-acak atasan zalim. Semoga balasan bisa dicicil dari di dunia. Aamiin.”
Berdasarkan informasi yang tercantum di laman profil Kementerian PU, sejumlah nama yang disebut dalam isu mutasi memang memiliki pengalaman panjang. Tegar Rizkiadi diketahui menjabat sebagai Head of International Cooperation Administration Team dengan masa pengabdian sekitar 15 tahun. Indri Damayanti tercatat sebagai Associate of Government Public Relations Officer selama sekitar 15 tahun.
Selain itu, terdapat Listya Adi A yang menjabat sebagai Public Relations Officer dengan pengalaman hampir 17 tahun, serta Indra Daswandi sebagai Expert Public Relations and Social Media Strategist yang telah mengabdi sekitar 11 tahun.
Hingga berita ini ditulis, Kementerian Pekerjaan Umum belum memberikan keterangan resmi terkait daftar mutasi maupun isu yang mengaitkan kebijakan tersebut dengan polemik perjalanan dinas Menteri Dody Hanggodo. Dengan demikian, keterkaitan antara kedua peristiwa tersebut masih sebatas klaim yang beredar di media sosial dan belum dapat dipastikan kebenarannya. (agn)
