Pengangguran Jakarta Tembus 6 Persen, Ketua DPRD Dorong Warga Ikut Pelatihan Kerja
Ketua DPRD DKI Jakarta Khoirudin meninjau langsung Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Timur. Ia mengajak warga memanfaatkan program pelatihan untuk meningkatkan keterampilan kerja.

HALLONEWS.ID– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Khoirudin, meninjau langsung fasilitas pelatihan kerja milik pemerintah daerah di Pusat Pelatihan Kerja Daerah Jakarta Timur.
Kunjungan tersebut dilakukan untuk melihat sejauh mana program pelatihan yang disediakan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mampu meningkatkan kompetensi masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
Dalam peninjauan tersebut, Khoirudin menyambangi sejumlah ruang pelatihan serta berdialog dengan pengelola dan para peserta yang tengah mengikuti program keterampilan kerja.
“Fasilitas pelatihan di PPKD Jakarta Timur cukup memadai dan berpotensi menjadi sarana penting dalam meningkatkan kualitas tenaga kerja di Ibu Kota,” ujarnya kepada wartawan Rabu (11/3/2026).
Menurutnya, saat ini terdapat 10 bidang kejuruan dengan 24 program pelatihan yang dapat diikuti masyarakat.
Khoirudin menilai program tersebut memiliki peran strategis dalam menekan angka pengangguran di Jakarta yang masih tergolong tinggi.
Ia mengungkapkan tingkat pengangguran di Jakarta saat ini masih berada di atas enam persen, sementara angka ideal seharusnya berada di kisaran tiga persen.
Karena itu, ia mendorong masyarakat yang belum memiliki pekerjaan untuk memanfaatkan fasilitas pelatihan yang disediakan pemerintah daerah.
“Warga dapat mendaftar dan mengikuti berbagai pelatihan keterampilan yang tersedia di PPKD yang tersebar di lima wilayah kota Jakarta,” kata dia.
Politikus Fraksi PKS itu menuturkan, selain memperoleh pelatihan teknis, peserta program juga mendapatkan sertifikat kompetensi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi yang diakui oleh dunia industri.
“Sertifikasi tersebut dinilai dapat meningkatkan peluang para lulusan pelatihan untuk terserap ke pasar kerja,” tuturnya.
“Kami berharap program pelatihan kerja tersebut mampu menciptakan tenaga kerja yang lebih siap bersaing serta mendukung upaya pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran di Jakarta,” tambahnya. (fer)
