Pengusaha Tenda di Cibitung Bekasi Ditemukan Tewas Tergorok, Polisi Buru Pelaku
Pengusaha tenda di Cibitung, Kabupaten Bekasi ditemukan tewas tergorok di rumahnya. Polisi masih menyelidiki kasus ini.

HALLONEWS.ID – Seorang pengusaha tenda, Eem (60) ditemukan tewas bersimbah darah di Kampung Utan Salak, Desa Kertamukti, Kecamatan Cibitung, Kabupaten Bekasi, Kamis (9/4/2026). Polisi menduga Eem menjadi korban pembunuhan dan perampokan.
Kapolres Metro Bekasi Kombes Pol Sumarni, membenarkan adanya peristiwa tersebut. Ia menyatakan penyelidikan masih berlangsung, termasuk upaya pengejaran terhadap terduga pelaku. “Masih didalami dan dilakukan pengejaran,” kata Sumarni, Jumat (10/4/2026).
Saat ini, petugas telah mengamankan sejumlah barang dari dalam rumah sebagai barang bukti. Polisi juga masih mendalami penyebab pasti kematian korban, termasuk kemungkinan adanya unsur perampokan disertai kekerasan.
Menurut dia, korban pertama kali ditemukan oleh karyawan dan warga setelah merasa curiga karena tidak ada respons dari dalam rumah. Saat itu, pintu dalam kondisi terkunci dari dalam hingga akhirnya didobrak.
Setelah pintu dibuka, korban ditemukan tergeletak di dalam rumah dengan kondisi mengenaskan. Sejumlah luka terlihat di bagian tubuh, termasuk di kepala, bahkan terdapat indikasi luka di leher atau tergorok.
Menurut keterangan saksi Aming, saat ditemukan tidak ada tanda aktivitas di rumah korban tersebut. “Pas dibuka, korban sudah terkapar di ruang tengah dengan kondisi mengenaskan,” kata Ketua RT setempat.
Polisi menduga peristiwa tersebut terjadi antara Kamis malam hingga Jumat dini hari. Sehari sebelumnya, korban masih beraktivitas seperti biasa dan tidak menunjukkan tanda-tanda mencurigakan.
Korban diketahui tinggal seorang diri, sementara anak-anaknya tinggal tidak jauh dari lokasi.
Polisi menduga, ada barang-barang berharga milik korban yang hilang, termasuk perhiasan.
Namun, polisi belum memastikan motif kejadian tersebut. Kerabat korban, Rohman (47), menyebut pintu rumah dalam kondisi terkunci dari dalam saat pertama kali akan dibuka. “Pas didobrak, korban sudah bersimbah darah,” kata Rohman. (dul)
