Reuni dan Halal Bihalal Alumni Tempo 2026 Jadi Ajang Silaturahmi dan Pelepas Rindu
Reuni dan halal bihalal alumni serta pensiunan Grup Tempo 2026 berlangsung hangat di Jakarta. Acara dihadiri tokoh senior Tempo dan menjadi ajang mempererat silaturahmi.

HALLONEWS.ID – Suasana hangat penuh keakraban mewarnai acara halal bihalal dan reuni mantan wartawan serta karyawan Grup Tempo yang digelar di Auditorium LSPR (London School Public Relations), Jalan KH Mas Mansyur, Jakarta Pusat, Minggu (10/5/2026).
Kegiatan tahunan yang mempertemukan para alumni dan pensiunan Tempo tersebut berlangsung lebih semarak dibanding tahun-tahun sebelumnya. Lebih dari 100 peserta hadir untuk melepas rindu sekaligus mempererat tali silaturahmi yang telah terjalin selama puluhan tahun.
Sejumlah tokoh senior Tempo tampak hadir dalam acara tersebut. Dari jajaran redaksi hadir mantan Pemimpin Redaksi Majalah Tempo, Bambang Harymurti dan Wahyu Muryadi. Sementara dari divisi nonredaksi hadir salah satu pendiri sekaligus mantan Direktur Keuangan Tempo, Harjoko Trisnadi yang kini berusia 96 tahun.
Salah satu pendiri Majalah Tempo, Goenawan Mohamad, belum dapat hadir karena masih menjalani proses pemulihan kesehatan.
Acara reuni berlangsung penuh cerita dan nostalgia. Para peserta tampak antusias berbincang dan mengenang perjalanan panjang selama bekerja di Tempo. Banyak di antara mereka baru kembali bertemu setelah bertahun-tahun berpisah.
Momen kebersamaan semakin terasa saat sesi hiburan dimulai. Wahyu Muryadi bersama sejumlah rekan tampil menyumbangkan lagu-lagu yang menghidupkan suasana dan mengajak peserta berjoget bersama.
Selain itu, penampilan penari muda Indonesiana Ayuningtyas Wicaksono turut mencuri perhatian. Ia membawakan tarian bernuansa budaya Betawi dengan gerakan enerjik yang menghibur seluruh hadirin.
Dalam sambutannya, Bambang Harymurti mengatakan reuni tahunan ini menjadi ruang penting untuk menjaga hubungan kekeluargaan antar alumni dan pensiunan Tempo.
Menurutnya, masa pensiun bukan berarti berhenti berkarya. Banyak alumni Tempo yang tetap aktif berkontribusi di berbagai bidang, mulai dari penulis, pengusaha, pejabat publik hingga politikus.
Sementara itu, Harjoko Trisnadi mengenang perjalanan panjang Majalah Tempo sejak berdiri pada 6 Maret 1971, sempat dibredel pada era Orde Baru tahun 1994, hingga kembali terbit setelah reformasi 1998.
Ketua Panitia Halal Bihalal dan Reuni Alumni Tempo 2026, Eni Saeni, menyampaikan bahwa Tempo bukan sekadar tempat bekerja, tetapi juga ruang belajar dan bertumbuh bersama.
“Kami pernah melalui banyak hal bersama, mulai dari mengejar deadline, menghadapi tekanan pekerjaan, hingga berbagi tawa. Dari perjalanan itulah lahir persahabatan yang tetap terjaga sampai sekarang,” ujarnya.
Acara kemudian ditutup dengan lagu “Kemesraan” yang dinyanyikan bersama seluruh peserta. Lagu tersebut menjadi simbol hangatnya hubungan persahabatan sekaligus harapan untuk kembali berkumpul dalam suasana yang sama tahun depan. (gin)
