Ribuan CCTV Jakarta Akan Terkoneksi, Polisi Bidik Respons Cepat Tangani Kejahatan

Sistem CCTV terintegrasi dinilai mampu membantu polisi mengambil keputusan lebih cepat dan akurat.

Senin, 18 Mei 2026 - 23:16 WIB
Ribuan CCTV Jakarta Akan Terkoneksi, Polisi Bidik Respons Cepat Tangani Kejahatan
Jakarta Pasang Sistem Pengawasan Modern, Polisi Kini Bisa Pantau Ribuan CCTV. (Hallonews/Feris Pakpahan).

HALLONEWS.ID – Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol Asep Edi Suheri, menyambut positif langkah integrasi Closed-Circuit Television (CCTV) yang dilakukan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama kepolisian.

Menurut Komjen Pol Asep, sistem pengawasan terintegrasi menjadi kebutuhan penting bagi Jakarta yang menghadapi tantangan besar mulai dari kepadatan lalu lintas, gangguan keamanan, hingga ketertiban umum.

“Keberadaan ribuan kamera pengawas tidak akan maksimal apabila masih berjalan secara terpisah tanpa koordinasi sistem yang baik,” ujarnya pada Senin (18/5/2026).

Menurutnya, karena itu, integrasi CCTV dinilai menjadi solusi untuk mempercepat pengambilan keputusan di lapangan berdasarkan data visual yang akurat dan real time.

“Ketika ada kejadian, informasi awal bisa langsung diketahui. Gangguan keamanan, kemacetan, hingga tindak pidana dapat lebih cepat dipantau,” katanya.

Ia menjelaskan, rekaman CCTV nantinya akan membantu proses penanganan berbagai persoalan kota, termasuk penyelidikan kasus kriminal dan pengaturan lalu lintas.

Meski demikian, Komjen Pol Asep menegaskan penggunaan CCTV harus tetap memperhatikan aturan dan perlindungan privasi masyarakat.

Ia menuturkan, standar operasional prosedur atau SOP pemanfaatan CCTV perlu disiapkan secara jelas agar penggunaan data tetap aman dan tidak disalahgunakan.

“Kami ingin sistem ini berjalan efektif, tetapi hak privasi masyarakat juga harus tetap menjadi prioritas,” tuturnya.

“Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara Pemprov DKI Jakarta dan kepolisian dalam menciptakan kota yang lebih aman, tertib, dan responsif terhadap berbagai situasi darurat,” tambahnya. (fer)