Sinergi PAM JAYA dan WCR Siapkan Generasi Penerus Bangsa Bebas Stunting

Kesadaran bahwa stunting bermula dari rumah mendorong PAM JAYA dan WCR turun langsung ke masyarakat memberikan edukasi gizi dan sanitasi demi lahirnya generasi sehat dan berdaya.

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:30 WIB
Sinergi PAM JAYA dan WCR Siapkan Generasi Penerus Bangsa Bebas Stunting
Dari edukasi gizi hingga distribusi toren air gratis, PAM JAYA bersama WCR aktif turun ke masyarakat dalam upaya menekan angka stunting di Jakarta. Foto: PAM JAYA for Hallonews

HALLONEWS.ID – Upaya menekan angka stunting di ibu kota terus dilakukan dari akar permasalahan. PAM JAYA, melalui Daya Wanita PAM JAYA, berkolaborasi dengan Women and Children Resilience (WCR) menghadirkan program Edukasi Gizi Cerdas dan Ketahanan Air bagi masyarakat di Jakarta.

Ketua WCR, Margaretha Hanita, mengatakan kegiatan ini menjadi salah satu agenda strategis yang terus dipantau keberlanjutannya karena menyangkut masa depan generasi bangsa.

“Generasi penerus berada pada masa emas yang sangat menentukan. Edukasi kepada ibu adalah titik awal pembentukan kualitas generasi masa depan — karena dari keluarga lah arah bangsa ini dibentuk,” ujar Margaretha di Jakarta, Senin (16/2/2026).

Program tersebut telah dilaksanakan di tiga titik Jakarta Utara yaitu Semper Timur, Penjaringan, dan Rorotan, dengan peserta meliputi ibu-ibu TP PKK, Dasawisma, dan kader Posyandu.

Kegiatan perdana digelar di Aula Kelurahan Semper Timur, Selasa (10/2/2026), dihadiri oleh Lurah Semper Timur, Ketua Daya Wanita PAM JAYA, dan Direktur WCR.

Stunting2
Dari edukasi gizi hingga distribusi toren air gratis, PAM JAYA bersama WCR aktif turun ke masyarakat dalam upaya menekan angka stunting di Jakarta.
Foto: PAM JAYA for Hallonews

Dalam sesi edukasi, peserta diajak memahami pentingnya konsep “Gizi Cerdas”, terutama pemenuhan protein hewani sejak dini sebagai kunci tumbuh kembang anak. Selain itu, aspek sanitasi dan ketahanan air turut ditekankan sebagai bagian tak terpisahkan dari pencegahan stunting.

“Akses air bersih yang memadai menjadi fondasi lingkungan sehat, agar anak terhindar dari penyakit infeksi yang dapat menghambat penyerapan nutrisi,” jelas Margaretha.

Direktur Utama PAM JAYA, Arief Nasrudin, menegaskan bahwa keterlibatan Daya Wanita PAM JAYA merupakan pendekatan yang menyentuh langsung kehidupan keluarga.

“Menurunkan angka stunting tidak bisa dilakukan sendiri dan tidak cukup dengan satu pendekatan. Melalui Daya Wanita PAM JAYA, kami hadir lebih dekat dengan para ibu — berbagi pengetahuan tentang gizi dan pentingnya air bersih. Dari keluargalah masa depan anak-anak Jakarta dibentuk,” ujar Arief.

Selain edukasi, program juga mencakup pembagian toren air gratis bagi warga rentan dan edukasi sanitasi dasar untuk menjaga kualitas air rumah tangga.

PAM JAYA telah aktif dalam Program Percepatan Penurunan Stunting sejak 2023. Tahun 2023, intervensi dilakukan kepada 409 anak di 39 kelurahan. Tahun 2024, meningkat menjadi 1.129 anak di 36 kelurahan. Tahun 2025, program diperluas ke wilayah Jakarta Utara dan Timur, mencakup monitoring gizi ibu hamil, pasangan pra-nikah, dan edukasi air bersih.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap perempuan semakin berdaya dalam membangun keluarga sehat dan lingkungan yang tangguh,” tutup Arief. (fer)