Taman Safari Bogor Perkenalkan Rio, Bayi Panda Raksasa Pertama Kelahiran Indonesia

Bayi panda raksasa bernama Satrio Wiratama atau Rio akan diperkenalkan kepada publik akhir Mei 2026 di Taman Safari Bogor. Panda pertama kelahiran Indonesia ini dalam kondisi sehat.

Sabtu, 16 Mei 2026 - 1:00 WIB
Taman Safari Bogor Perkenalkan Rio, Bayi Panda Raksasa Pertama Kelahiran Indonesia
Bayi Panda hasil inseminasi buatan di Indonesia akan segera dikenalkan ke pengunjung TSI. (Foto/ Hallonews/dok)

HALLONEWS.ID – Kabar menggembirakan datang dari Istana Panda Taman Safari Indonesia di Cisarua, Kabupaten Bogor.

Bayi panda raksasa bernama Satrio Wiratama atau Rio dipastikan akan segera diperkenalkan kepada masyarakat pada akhir Mei 2026 mendatang.

Bayi panda yang lahir pada 27 November 2025 tersebut menjadi perhatian luas karena merupakan panda raksasa pertama yang lahir di Indonesia.

Kehadirannya juga tercatat sebagai satu-satunya kelahiran panda raksasa di luar China saat ini.

Nama Satrio Wiratama diberikan langsung oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai simbol hubungan persahabatan dan kerja sama budaya antara Indonesia dan China melalui jalur soft diplomacy.

Tim medis hewan Taman Safari Indonesia melakukan pemeriksaan kesehatan rutin terhadap Rio pada Jumat (15/5/2026).

Pemeriksaan tersebut bertujuan untuk memastikan kondisi kesehatan sekaligus memantau perkembangan bayi panda yang kini berusia sekitar 170 hari.

bayi panda 2
Bayi Panda hasil inseminasi buatan di Indonesia akan segera dikenalkan ke pengunjung TSI. (Foto/ Hallonews/dok)

Rio merupakan anak pertama dari pasangan panda raksasa Cai Tao dan Hu Chun yang didatangkan dari China ke Indonesia pada tahun 2017 sebagai bagian dari program konservasi dan kerja sama internasional.

Direktur Utama Taman Safari Indonesia Group, Aswin Sumampau, mengatakan pihaknya tengah mempersiapkan proses pengenalan Rio kepada publik.

Pengunjung diperkirakan sudah dapat melihat bayi panda tersebut secara terbatas saat periode libur sekolah pada Juni 2026.

Menurut Aswin, kelahiran Rio menjadi pencapaian penting karena berhasil dilakukan melalui metode inseminasi buatan di Indonesia.

Keberhasilan tersebut dinilai sebagai langkah maju dalam upaya konservasi satwa langka, khususnya panda raksasa.

Kehadiran Rio diharapkan dapat menjadi daya tarik baru bagi wisatawan sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pelestarian satwa dilindungi. (opy)