Toko Rafita’s Cake di Bogor Dibobol Maling, Stok Kue Lebaran Rp10 Juta Ludes

Toko Rafita’s Cake di Pasirmulya, Bogor Barat, dibobol maling sepekan jelang Ramadan. Stok kue kering dan hampers senilai Rp10 juta hilang, kasus ditangani Polsek Bogor Barat.

Selasa, 24 Februari 2026 - 11:30 WIB
Toko Rafita’s Cake di Bogor Dibobol Maling, Stok Kue Lebaran Rp10 Juta Ludes
Toko Rafita’s Cake dimasuki maling. Stok kue ludes dibondol maling. Korban lapor polisi. Foto: media sosial Instagram korban

HALLONEWS.ID – Harapan menyambut Ramadan berubah menjadi duka bagi pemilik toko kue Rafita’s Cake, Noor Rafita.

Toko keempatnya yang baru sepekan beroperasi di Jalan R3 Abdullah, Kelurahan Pasirmulya, Kecamatan Bogor Barat, dibobol maling pada Minggu pagi, 22 Februari 2026.

Sekitar pukul 08.00 WIB, karyawan yang hendak membuka toko mendapati gembok pengaman di pintu teralis sudah hilang.

Pintu bagian dalam tampak sedikit terbuka dengan bekas congkelan pada pengamannya. Saat diperiksa, satu rak kue yang sebelumnya terisi penuh sudah dalam keadaan kosong.

“Pas masuk, satu rak kue sudah kosong. Stok kue Lebaran habis semua,” tutur Noor Rafita melalui sosial media instagramnya yang dikutip wartawan media ini Selasa (24/2/2026).

Rafitas Cake2
Toko Rafita’s Cake dimasuki maling. Stok kue ludes dibondol maling. Korban lapor polisi.
Foto: media sosial Instagram korban

Ia mengatakan, kue kering dan paket hampers yang dipersiapkan untuk menyambut Ramadan dan Idulfitri raib tanpa jejak.

Rak display yang sehari sebelumnya penuh aneka produk kini hanya menyisakan ruang kosong. Kerugian materiil akibat pencurian tersebut ditaksir mencapai Rp10 juta.

Rafita mengungkapkan, CCTV di lokasi tidak dapat diakses saat kejadian. Sementara itu, toko di sebelahnya sedang tutup dan tidak dilengkapi kamera pengawas, sehingga tidak ada rekaman pembanding yang bisa membantu mengidentifikasi pelaku.

Ia mengaku, peristiwa ini bukan kali pertama menimpa usahanya. Dua tahun lalu, toko pusatnya juga pernah menjadi sasaran pencurian saat bulan puasa. Saat itu, pelaku membawa kabur laptop dan uang kembalian.

“Saya sudah menyerahkan masalah ini kepada Allah dan juga kepada pihak berwajib. Semoga pelaku diberi hidayah,” ujarnya.

Kasus tersebut telah dilaporkan ke Bareskrim Polri dan Polsek Bogor Barat.
Kapolsek Bogor Barat, Didin Komarudin, membenarkan adanya laporan pembobolan tersebut.

Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta memeriksa sejumlah saksi.

“Gembok pengaman hilang dan terdapat bekas congkelan pada pintu teralis. Barang yang hilang meliputi kue kering dan bingkisan hampers. Total kerugian diperkirakan Rp10 juta,” jelasnya.

Saat ini, kasus tersebut masih dalam penanganan Polsek Bogor Barat. Di tengah kerugian yang dialami, Rafita mengaku berusaha tetap tegar.

Baginya, kehilangan ini bukan sekadar soal nilai rupiah, tetapi juga waktu, tenaga, dan harapan yang telah dipersiapkan untuk menyambut Ramadan.

“Saya berharap kejadian serupa tidak kembali terulang, baik pada dirinya maupun pelaku usaha lainnya di Kota Bogor,” ucapnya. (yopy)