Tragis! Usai Laporkan Penipuan Mobil, Alfian Ditemukan Tewas Terkubur di Cikeas

Alfian Maksalmina ditemukan tewas terkubur di Cikeas setelah sebelumnya dilaporkan hilang usai melapor kasus penipuan mobil ke Polisi Militer.

Selasa, 31 Maret 2026 - 11:15 WIB
Tragis! Usai Laporkan Penipuan Mobil, Alfian Ditemukan Tewas Terkubur di Cikeas
Korban Alfian Maksalmina yang ditemukan meninggal dunia dan terkubur di kawasan Cikeas, Kabupaten Bogor. Foto: Dokumen Hallonews

HALLONEWS.ID – Kasus hilangnya seorang pria bernama Alfian Maksalmina Windian berakhir tragis setelah ia ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan terkubur di wilayah Cikeas, Kabupaten Bogor.

Korban sebelumnya dilaporkan hilang pada 11 Maret 2026 sekitar pukul 03.00 WIB. Ia diduga menghilang tidak lama setelah melaporkan kasus penipuan mobil ke Polisi Militer.

Sebelum ditemukan, keluarga sempat menyebarkan flyer orang hilang melalui media sosial. Dalam informasi tersebut, korban terakhir terlihat mengendarai sepeda motor menuju kawasan Jalan Jambore, Kelurahan Harjamukti, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.

Berdasarkan data yang dihimpun, ciri-ciri terakhir korban saat hilang mengenakan jaket Arai warna putih hitam, baju kuning, celana biru, sandal Crocs warna hijau, serta membawa tas selempang warna hitam.

Keluarga mulai khawatir setelah korban tidak memberikan kabar selama beberapa hari hingga akhirnya melaporkan kehilangan ke Polda Metro Jaya.

Ditemukan Terkubur di Cikeas

Setelah dilakukan pencarian intensif, korban ditemukan pada Rabu malam, 25 Maret 2026, dalam kondisi meninggal dunia dan terkubur di dalam tanah sedalam sekitar tiga meter di kawasan Cikeas, Bogor.

Temuan tersebut menguatkan dugaan adanya tindak pidana dalam kasus hilangnya korban.

Jenazah kemudian dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk dilakukan autopsi. Setelah proses autopsi selesai, korban dimakamkan di TPU Cilangkap, Cipayung, Jakarta Timur.

Penanganan Kasus Diambil Alih Polda Metro Jaya

Penanganan kasus kini sepenuhnya berada di bawah penyelidikan Polda Metro Jaya, khususnya tim Resmob.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan bahwa laporan orang hilang di tingkat Polres Jakarta Timur telah dicabut karena penanganan kasus diambil alih oleh Polda Metro Jaya.

Pihak keluarga menyebut bahwa polisi telah mengamankan terduga pelaku, meskipun hingga kini aparat belum merinci identitas maupun motif di balik kejadian tersebut.

Polisi masih terus mendalami motif pembunuhan serta kemungkinan keterkaitan antara laporan penipuan mobil yang sebelumnya dilakukan korban dengan kematiannya.

Kasus ini menjadi sorotan karena diduga terdapat hubungan antara laporan penipuan yang dilakukan korban dengan peristiwa yang berujung pada kematiannya. (opy)