Waspada! Hujan Lebat Ancam Jabodetabek Hari Ini hingga Besok
BMKG memperingatkan hujan lebat akan mengguyur Jabodetabek selama dua hari. Warga diminta waspada terhadap genangan, banjir, dan gangguan aktivitas.

HALLONEWS.ID – Cuaca di wilayah Jabodetabek diprediksi kembali tak bersahabat. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika mengeluarkan peringatan dini potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat pada Kamis (16/4/2026) hingga Jumat (17/4).
Dalam peringatan tersebut, kondisi cuaca masuk kategori Waspada, yang berarti berpotensi mengganggu aktivitas masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk Ibu Kota maupun wilayah penyangga.
“Pada Kamis, hujan diperkirakan mengguyur hampir seluruh wilayah Jabodetabek,” tulis BMKG dalam keterangannya, dikutip Hallonews, Kamis (16/4/2026).
Sejumlah daerah yang berpotensi terdampak meliputi Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Kepulauan Seribu, hingga wilayah penyangga seperti Tangerang Selatan, Kabupaten Tangerang, Depok, serta Kota dan Kabupaten Bogor.
Memasuki Jumat, cakupan wilayah terdampak mulai berkurang. BMKG mencatat hujan lebat masih berpotensi terjadi di Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Kepulauan Seribu, Kota Tangerang Selatan, dan Kabupaten Tangerang.
Sementara itu, wilayah Bogor dan Depok diperkirakan mulai mengalami penurunan intensitas hujan sehingga tidak lagi masuk dalam kategori waspada pada hari kedua.
Meski hanya berstatus Waspada, BMKG mengingatkan hujan dengan intensitas tinggi dalam waktu singkat tetap berisiko menimbulkan dampak hidrometeorologi.
Potensi yang perlu diantisipasi antara lain genangan di titik rawan, luapan sungai, hingga terganggunya jarak pandang yang dapat membahayakan pengguna jalan. BMKG menegaskan, tak ada wilayah di Jabodetabek masuk kategori Siaga maupun Awas dalam periode tersebut.
Selain itu, tidak ditemukan potensi angin kencang yang signifikan. Meski demikian, masyarakat diminta tetap berhati-hati, terutama di wilayah dengan sistem drainase yang kurang optimal.
Warga juga diimbau untuk rutin memantau pembaruan informasi cuaca melalui kanal resmi BMKG guna mengantisipasi perubahan kondisi yang dapat terjadi sewaktu-waktu. (dul)
