Ada Kabel Tengangan Tinggi, Perbaikan Jalan Amblas Sholeh Iskandar Dihentikan

Keberadaan kabel listrik bertegangan tinggi tidak hanya dapat mengancam nyawa operator ekskavator dan pekerja, tetapi juga pengguna jalan di sekitar area. Sebab jika lapisan kabel robek berpotensi meledak dan mampu menghanguskan alat berat.

Rabu, 18 Februari 2026 - 10:04 WIB
Ada Kabel Tengangan Tinggi, Perbaikan Jalan Amblas Sholeh Iskandar Dihentikan
Jalan Sholeh Iskandar yang amblas. Dok/hallonews

HALLONEWS.ID – Kementerian Pekerjaan Umum (Kemen PU) menghentikan sementara perbaikan jalan amblas di ruas Jalan Sholeh Iskandar (Sholis), Kota Bogor.

Penilik PPK 5.2 Kemen PU, Ivan Beni mengatakan perbaikan dihentikan sementara menyusul temuan tujuh kabel bertegangan tinggi 150 kV (kilovolt) milik PT PLN yang terkubur tepat di bawah badan jalan yang amblas.

“Hasil diskusi dengan PLN, jika kita sampai menekan, menggeser atau merobek lebih besar, ada kemungkinan akan meledak. Karena itu, perbaikan ditunda dulu,” ujar Ivan, Selasa (17/2/2026).

Menurutnya, keberadaan kabel listrik bertegangan ini tidak hanya dapat mengancam nyawa operator ekskavator dan pekerja, tetapi juga pengguna jalan di sekitar area.

Sebab jika lapisan kabel robek berpotensi meledak dan mampu menghanguskan alat berat.

Saat ini, kata Ivan, Kementerian PU masih terus melakukan koordinasi dengan pihak PLN. Terlebih, kabel tersebut menyuplai listrik untuk Istana Kepresidenan Bogor, namun di sisi perbaikan jalan amblas harus segera dituntaskan.

“Tim perbaikan jalan masih menunggu keputusan apakah kabel-kabel vital ini akan direlokasi atau diputus sementara demi keamanan pengerjaan,” ungkapnya.

Kendati demikian, Ia menargetkan perbaikan jalan amblas rampung dua minggu sebelum lebaran, dengan harapan jalur utama Kota Bogor bisa dilintasi normal oleh pemudik.

“Kalau untuk pekerjaan ditargetkan maksimal dua minggu ya sebelum hari raya. Kita maksimalkan, kami usahakan sebelum hari raya selesai,” ujarnya.

Ivan menjelaskan ruas Jalan Solis ambles dipicu hancurnya struktur gorong-gorong saluran Tol BORR yang berada di kedalaman sekitar 2,5 hingga 3 meter.

“Salah satu pipa betonnya entah rusak, pecah atau hilang. Aliran air yang deras terus mengikis tanah di atasnya hingga permukaan paling atas ikut jebol,” jelasnya. (opy)